Paris, Prancis – Di bawah langit kelabu Paris, Parc des Princes berdiri seperti kuil bagi para pemimpi. Di satu sisi, ada raksasa yang lapar akan takhta; di sisi lain, ada petarung yang tertatih menghindari jurang degradasi.
Namun, malam itu bukan tentang belas kasihan, melainkan tentang penegasan siapa penguasa Ligue 1 sebenarnya.
Paris Saint-Germain (PSG) sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas FC Nantes dalam laga tunda pekan ke-26 Ligue 1 yang berlangsung di Parc des Princes.
Khvicha Kvaratskhelia tampil sebagai bintang dengan torehan dua gol, sementara pemain muda berbakat Desire Doue melengkapi pesta gol skuad Rouge et Bleu lewat lesatan spektakuler.
Hasil ini membuat PSG semakin kokoh di puncak klasemen sementara Ligue 1, dengan keunggulan empat poin atas pesaing terdekat mereka, RC Lens.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pelipur lara bagi pasukan Luis Enrique, setelah sempat terpeleset saat menjamu Lyon beberapa hari sebelumnya.
Brace & Gol Spektakuler
PSG langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Tekanan yang intens membuahkan hasil pada menit ke-13 saat bek Nantes, Ali Yousuf, melakukan pelanggaran handball di kotak penalti.
- Khvicha Kvaratskhelia yang maju sebagai eksekutor, dengan dingin menaklukkan kiper lawan untuk membawa PSG unggul 1-0.
- Nantes sempat memberikan perlawanan dan bahkan mencetak gol melalui Louis Leroux pada menit ke-22.

Namun, sorak-sorai tim tamu segera terhenti, setelah wasit menganulir gol itu karena posisi Leroux sudah terjebak offside. Sebelum turun minum, PSG berhasil menggandakan keunggulan melalui aksi individu memukau.
- Berawal dari pergerakan Ousmane Dembele di lini tengah, bola dialirkan ke Achraf Hakimi yang kemudian menemukan Desire Doue di sisi kanan.
- Pemain internasional Prancis itu melepaskan tembakan melengkung yang menghujam pojok atas gawang Nantes pada menit ke-37.
Kiper Anthony Lopes hanya bisa terpaku melihat bola masuk ke gawangnya, mengubah skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga jeda antarbabak. Memasuki babak kedua, Rouge et Bleu tidak menurunkan intensitas serangan.
- Hanya lima menit setelah laga kembali dimulai, Khvicha Kvaratskhelia mencatatkan namanya kembali di papan skor.
- Memanfaatkan umpan cerdik Dembele, pemain asal Georgia itu mengecoh pertahanan Nantes sebelum melepaskan tembakan yang memastikan skor menjadi 3-0.

Sepanjang sisa pertandingan, PSG terus mengancam melalui peluang dari Achraf Hakimi dan Fabian Ruiz yang membentur tiang gawang.
Ketangguhan kiper Matvey Safonov di bawah mistar PSG, juga memastikan gawang tuan rumah tetap perawan hingga akhir laga.
Malam itu, Parc des Princes kembali menjadi saksi bahwa kelas tidak bisa berbohong. PSG tidak hanya menang laga, tapi juga mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya bahwa jalan menuju gelar juara masih menjadi milik mereka. (*)
Baca juga :





