Sao Paulo, Brasil – Atmosfer Neo Quimica Arena mendadak berubah menjadi panggung drama yang menyesakkan bagi tim tamu.
Sao Paulo harus mengakui keunggulan rival abadinya, Corinthians, dengan skor tipis 2-3 dalam laga pekan ke-15 Liga Brasil.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, di mana gol-gol dari Raniele, Matheuzinho & Breno Bidon berhasil mengunci kemenangan tuan rumah, meski Luciano dan gol bunuh diri Matheuzinho sempat memberikan napas buatan bagi Sao Paulo.
Balas-membalas di Menit Krusial
Laga dimulai dengan tensi tinggi khas Derby Paulista. Sao Paulo sebenarnya mengancam lebih dulu melalui tembakan Ferreira di menit ke-5, namun kiper lawan tampil sigap.
- Justru Corinthians yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-16 melalui aksi Raniele.
- Menjelang turun minum, kegigihan Bobadilla membuahkan hasil. Ia berhasil merebut bola dari kaki Raniele di dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan matang kepada Luciano.
- Dengan tenang, Luciano Neves menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-40, sekaligus membawa harapan baru bagi fans Sao Paulo yang memadati tribun tandang.
Hujan Gol di Paruh Kedua

Memasuki babak kedua, koordinasi pertahanan Sao Paulo tampak sedikit goyah. Hanya butuh 6 menit setelah jeda, Matheuzinho membayar tuntas kesalahannya di babak pertama dengan mencetak gol kedua bagi Corinthians.
- Momentum ini terus dimanfaatkan tuan rumah hingga Breno Bidon memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-58.
- Namun, sepak bola selalu punya cara untuk mengejutkan penonton. Di menit ke-89, Matheuzinho yang sebelumnya menjadi pahlawan bagi Corinthians justru mencetak gol bunuh diri akibat salah mengantisipasi situasi sepak pojok.
Meski Sao Paulo terus menekan habis-habisan di menit-menit akhir, skor 3-2 tetap tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Sao Paulo kini harus segera mengalihkan fokus mereka untuk menghadapi Juventude. Ini adalah laga leg kedua babak 16 besar Copa do Brasil, sebuah misi wajib menang demi menjaga asa meraih trofi musim ini. (*)
Baca juga :





