Jeddah, Arab Saudi – Juara bertahan Saudi Pro League, Al-Ittihad, kembali mencatat hasil kekalahan dalam ajang AFC Champions League Elite usai ditumbangkan 0-1 oleh tamu mereka, Shabab Al-Ahli pada Rabu (01/10/25) dinihari.
Dalam pertandingan pertama mereka dibawah pimpinan pelatih interim Hassan Khalifa, Al-Ittihad sempat berada dibawah tekanan tempo tinggi Shabab Al-Ahli pada menit-menit awal, sebelum akhirnya mereka mulai memberikan penampilan tegas.
Bintang Al-Ittihad, Karim Benzema dan N’Golo Kante, menjadi ancaman terbesar bagi pihak tamu dan hampir saja memecahkan kebuntuan.
Namun keunggulan pertama justru diambil oleh Shabab Al-Ahli, yang mampu mengimbangi serangan Al-Ittihad dengan balasan mereka sendiri.
- Pada menit 40’, Tendangan sudut Federico Cartabia disambut dengan sundulan Saeed Ezatolahi, yang menggetarkan gawang Al-Ittihad, dan memberikan Shabab Al-Ahli sebuah motivasi besar sebelum jeda turun minum.
- Keagresifan Shabab Al-Ahli terus berlanjut dalam babak kedua. Wakil Uni Emirat Arab tersebut melepaskan beberapa serangan yang menguji seluruh kemampuan kiper Predrag Rajkovic.
- Namun, gol Ezatolahi ternyata menjadi gol tunggal dalam pertemuan ini, dan untuk kedua kalinya Al-Ittihad gagal mengamankan tiga poin di panggung Asia.
Hassan Khalifa, yang menggantikan Laurent Blanc sebagai pelatih sementara Al-Ittihad, merenungkan hasil tersebut.
“Kami mencoba dan melakukan banyak pergantian pemain untuk membalikkan keadaan, tetapi keberuntungan belum berpihak pada kami,” ujar Khalifa dikutip dari AFC. “Ittihad adalah tim juara, dan kami masih berada di awal musim. Kami memiliki masa rehat, dan kami akan berusaha keras selama masa rehat tersebut untuk bangkit lebih baik.”
Mengingat status mereka sebagai juara Saudi Pro League musim lalu, para penggemar sepakbola tentunya terkejut ketika melihat performa Al-Ittihad dalam awal Champions League Elite musim ini.
Dengan dua kekalahan dalam dua pertandingan pertama, Al-Ittihad kini menempati posisi ke-11 dalam klasemen Zona Barat, tepat diatas dasar papan klasemen yang saat ini diduduki oleh klub Uzbekistan, Nasaf.
Hasil tersebut cukup mengecewakan bagi sang juara Arab Saudi.
Dengan momentum positif mereka di panggung domestik yang dipecahkan oleh Al-Nassr tidak lama lalu dan ketidakpastian identitas pelatih baru, Al-ittihad kini menghadapi tantangan baik di dalam maupun di luar lapangan. (VT)
Baca juga :





