Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan istimewa dari sang Juara Dunia MotoGP, Marc Marquez.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan sinyal kuat komitmen pemerintah untuk menjadikan sport tourism sebagai roda penggerak ekonomi baru.
Namun, di balik jabat tangan dan senyum ramah, terselip pesan penting dari Prabowo. Pesan itu bukan ditujukan kepada sang juara, melainkan kepada pebalap-pebalap muda Indonesia yang sedang merintis jalan di panggung dunia.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir yang mendampingi Marquez menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap ekosistem olahraga balap.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden sudah bertemu dengan juara dunia Marc Márquez. Beliau menekankan pentingnya peran sport tourism, yang bukan hanya mendukung olahraga tetapi juga ekonomi. Di Mandalika sendiri, dampak ekonominya mencapai hampir Rp4,8 triliun dengan tiket hampir habis terjual,” kata Erick Thohir.
Angka fantastis ini menunjukkan bahwa MotoGP tidak hanya tentang balapan, tetapi juga tentang pertumbuhan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.

Masa Depan Balap Indonesia
Momen paling berkesan dalam pertemuan ini adalah saat Presiden Prabowo memberikan pesan khusus kepada para pebalap muda Tanah Air.
Ia menyebut nama-nama seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama sebagai harapan baru Indonesia di kancah internasional.
“Kesempatan ini bukan hanya untuk menonton, tetapi juga melahirkan generasi baru. Sekarang Mario sudah di Moto2, Feda akan ke Moto3. Inilah harapan kita ke depan. Apalagi kontrak MotoGP di Mandalika berlangsung hingga 2031, sehingga kesempatan berkembang masih terbuka lebar,” tambah Erick.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan acara besar, tetapi juga pada regenerasi atlet yang akan menjadi pilar utama di masa depan.
Dukungan ini diperkuat dengan rencana pemerintah untuk menyediakan dana pensiun bagi atlet dan pelatih, serta program pelatihan di luar negeri.
Kisah Juara Dunia
Di tengah obrolan santai, Marc Marquez juga mengungkapkan perasaannya. Ia mengaku senang bisa kembali ke Indonesia, negara yang memiliki basis penggemar fanatik.
“Saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia setelah menjadi juara dunia tiga hari yang lalu. Ini akan menjadi GP pertama setelah juara, dan saya akan menikmatinya sebaik mungkin. Saya tahu banyak penggemar di sini. Mandalika adalah sirkuit terbaik di negara terbaik untuk menikmatinya. Mari kita lihat apakah kita bisa menikmati Mandalika GP. Terima kasih banyak,” ujar Márquez.
Kutipan ini bukan hanya sekadar pujian, tetapi juga pengakuan bahwa Sirkuit Mandalika telah berhasil mengukir namanya di mata para pebalap top dunia, menegaskan posisinya sebagai salah satu sirkuit terbaik di Asia. (YA)
Baca juga:





