Anfield Berduka, Emirates Berpesta: Liverpool Hancur 0-3, Arsenal Menang 2-0!

EFL Cup (Carabao): 2 Remaja Pemecah Rekor Bawa Arsenal ke Perempat Final, & Tragedi di Anfield The Reds Tersingkir

London, Inggris – Arsenal berhasil mengamankan tempat di babak perempat final EFL Cup atau biasa dikenal dengan Carabao Cup, setelah mengalahkan Brighton & Hove Albion dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini didapatkan berkat gol yang dicetak oleh wonderkid Ethan Nwaneri, dan pemain bintang Bukayo Saka.

Pertandingan di Stadion Emirates ini tidak hanya diwarnai gol, tetapi juga diwarnai sejarah. Manajer Mikel Arteta memberikan kesempatan besar kepada pemain-pemain muda.

  • Pemain berusia 15 tahun 302 hari, Max Dowman, dinobatkan sebagai starter termuda Arsenal sepanjang sejarah kompetisi, ditemani Andre Harriman-Annous yang mencatatkan debut seniornya.
  • Memberikan debut kandang kepada kiper Kepa Arrizabalaga.

Meskipun didominasi pemain muda, pertandingan langsung berlangsung sengit.

  • Kepa langsung diuji dalam 10 menit pertama, dan berhasil menyelamatkan tembakan Carlos Baleba sebelum menggagalkan peluang emas Georginio Rutter dalam situasi one-on-one.
  • The Seagulls (julukan Brighton) sempat mengancam lewat serangan balik cepat yang menempatkan Stefanos Tzimas di posisi mencetak gol, tetapi tembakannya melebar.

Meskipun mendapat serangan di awal, Arsenal perlahan mampu menguasai jalannya pertandingan.

Terobosan Nwaneri & Sentuhan Saka

Di awal babak kedua, Dowman kembali menunjukkan percikannya di sayap kanan. Namun, terobosan gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba melalui sebuah pergerakan tim yang sangat cantik.

  • Mikel Merino menjadi aktor utama dengan sentuhan backheel sensasionalnya, yang menemukan Myles Lewis-Skelly di ruang kosong sisi kiri.
  • Full-back tersebut kemudian memberikan umpan tarik kepada Ethan Nwaneri, yang tanpa ragu melepaskan tembakan rendah first-time yang tak mampu dijangkau Jason Steele. Arsenal unggul 1-0.
  • Brighton sempat mencoba menyamakan kedudukan, terutama ketika Tom Watson merebut bola dari Mosquera.
  • Namun tembakan Yasin Ayari berhasil diblok dengan baik oleh Piero Hincapie, yang juga melakoni starter pertamanya.

Tiga pergantian pemain dilakukan Arteta, termasuk masuknya Bukayo Saka menggantikan Dowman. Kehadiran Saka langsung memberikan dampak.

  • Intensitas serangan Arsenal meningkat, dan di menit ke-76, gol kedua lahir.
  • Lari kencang dari Jurrien Timber di lini pertahanan, membuat pemain Belanda itu mengirim umpan terobosan kepada Harriman-Annous.
  • Upaya gol debut Harriman-Annous digagalkan oleh Steele, namun kiper Brighton itu tak berdaya ketika bola mental disambar oleh Bukayo Saka untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan, dan mencatatkan clean sheet keenam berturut-turut. Kemenangan ini membawa Arsenal ke babak delapan besar, dan akan kembali menghadapi Crystal Palace di kandang sendiri.

Setelah ini, The Gunners akan bertandang ke Turf Moor untuk menghadapi Burnley di Premier League, sebelum menghadapi Slavia Prague di Liga Champions.

Liverpool Dihancurkan Crystal Palace

Liverpool vs Crystal Palace – Foto: Dok. Liverpool

Liverpool, Inggris – Sementara malam yang kelam terjadi di Anfield. Liverpool harus menelan pil pahit setelah didepak dari ajang Carabao Cup, menyusul kekalahan telak 0-3 di kandang sendiri dari Crystal Palace.

The Reds, yang turun dengan starting line-up yang dirombak besar-besaran oleh Arne Slot, harus mengakui keunggulan The Eagles.

Pukulan telak terjadi sesaat sebelum jeda, ketika Ismaila Sarr tampil beringas dengan mencetak dua gol cepat dalam waktu hanya empat menit.

Harapan The Reds untuk bangkit di babak kedua semakin pudar ketika mereka harus bermain dengan 10 pemain, sebelum akhirnya Yeremy Pino menambah derita tuan rumah di menit-menit akhir.

Meski ini adalah pertemuan ketiga kedua tim musim ini, Liverpool memulai laga dengan ambisi besar, mencari kemenangan pertama dari rangkaian pertemuan singkat tersebut.

  • Beberapa peluang sempat diciptakan, terutama melalui aksi Rio Ngumoha di sisi kiri. Pemain muda ini sempat melepaskan tembakan melengkung yang tipis melebar.
  • Kiper Palace, Walter Benitez baru benar-benar diuji menjelang setengah jam pertandingan ketika ia menggagalkan tendangan mendatar Federico Chiesa.

Namun, semua berubah di akhir babak pertama

  • Menit 41 (0-1): Umpan lambung Daichi Kamada ke kotak penalti sempat diintersep oleh Joe Gomez, tetapi bola liar langsung disambut oleh Ismaila Sarr dengan tembakan first-time yang menembus gawang Woodman.
  • Menit 45 (0-2): Sarr melakukan umpan-satu-dua dengan Yeremy Pino, dan kembali menyarangkan bola ke gawang Woodman, mengakhiri babak pertama dengan keunggulan dua gol untuk tim tamu.

Kartu Merah & Gol Penutup

Memasuki babak kedua, tim asuhan Arne Slot kesulitan menemukan cara untuk memperkecil ketertinggalan, meskipun sorakan para pendukung mencoba menyemangati tim.

  • Sebaliknya, serangan Palace semakin hidup dengan masuknya Jean-Philippe Mateta, dan puncak frustrasi Liverpool terjadi 11 menit menjelang bubaran.
  • Kartu Merah: Bek muda Amara Nallo (pemain pengganti) harus diusir keluar lapangan dengan kartu merah langsung, karena dinilai menjatuhkan Justin Devenny yang sedang berupaya lolos untuk menyambut umpan Mateta.
  • Menit Akhir (0-3): Bermain dengan 10 orang, pertahanan The Reds kembali rapuh. Palace berhasil merebut penguasaan bola, dan Yeremy Pino menutup kemenangan telak The Eagles dengan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang.

Dengan kekalahan telak di hadapan 60.420 penonton yang hadir di Anfield, Liverpool harus mengubur mimpi mereka di ajang Carabao Cup musim ini, sementara Crystal Palace melaju ke babak perempat final. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *