Benfica Tergelincir Dalam Lomba Tiga Besar Klasemen Usai Ditahan Braga!

Liga Portugal: Imbang 2-2 Dengan Braga, Jarak Benfica Dengan Bagian Dua Besar Semakin Jauh

Braga, Portugal – Upaya Benfica untuk mengejar Porto dan Sporting dalam lomba perebutan takhta Liga Portugal mendapat sebuah pukulan keras.

Pasukan As Aguilas, yang membidik tiga poin untuk menjaga jaraknya dengan para saingannya di papan klasemen, sayangnya hanya mampu mengantongi satu poin, usai ditahan imbang dengan skor akhir 2-2 oleh Braga pada Senin (29/12/25).

Periode pembukaan laga ini dikuasai oleh Braga, yang bermain cukup aktif di depan gawang Benfica. Tim tuan rumah bahkan sempat mengukir sebuah gol dini yang berbuah dari Ricardo Horta. Namun sayangnya, gol tersebut dianulir setelah Horta sebelumnya menendang kepala Nicolas Otamendi.

Beberapa menit kemudian, Braga menggigit jarinya ketika Benfica mendapat giliran pertama dalam papan skor.

  • Benfica memecahkan kebuntuan skor melalui sundulan jitu Nicolas Otamendi, yang menyambar tendangan bebas Georgiy Sudakov. (29’)

Meskipun demikian, Braga tetap menjaga ketenangannya. Pasukan Os Arcebispos terus mendominasi tempo permainan, meskipun kini tertinggal satu gol.

Tidak lama setelah setengah jam waktu pertandingan, Braga menggoyangkan gawang Benfica untuk kedua kalinya dan lagi-lagi, gol tersebut dinyatakan tidak sah, kali ini akibat offside.

Namun pada penghujung babak pertama, keberuntungan akhirnya berpihak dengan Os Arcebispos, yang tidak hanya sukses menyamakan kedudukan, tetapi juga berhasil membalikkan keunggulan skor.

  • Benfica menghadiahkan Braga kesempatan emas untuk mengukir gol pertamanya, melalui sebuah tendangan penalti yang diberikan usai pelanggaran handball Samuel Dahl.
  • Rodrigo Zalazar dipercayakan dengan tugas tersebut, dan dengan nada dingin, ia sukses mengecoh kiper Anatoliy Trubin. (38’)
  • Tidak lama kemudian, jaring gawang Benfica kembali bergetar, kali ini akibat penampilan cemerlang Pau Victor.
  • Dengan gerakan kaki yang lincah, Victor merebut bola dari lawannya dan melintasi pertahanan Braga, sebelum akhirnya melepaskan tendangan matang yang gagal dihentikan oleh sang kiper. (45+1’)
Braga vs Benfica – Foto: Dok. Benfica

Meskipun kehilangan keunggulannya dalam waktu yang cukup singkat, Benfica masih belum patah semangat. Pasukan As Aguilas membuka babak kedua dengan determinasi tinggi, dan hanya beberapa menit setelah kick off, sang tamu sukses mengejar ketertinggalannya.

  • Setelah melesat dari sisi kiri lapangan, Vangelis Pavlidis menyajikan umpan akurat kepada Fredrik Aursnes, yang mengambil kesempatannya dengan sebuah tembakan jarak jauh yang terbang mulus ke dalam gawang Braga. (53’)

Pidato apapun yang diberikan oleh Jose Mourinho kepada tim asuhannya dalam waktu istirahat, kini langsung bekerja dengan manis. As Aguilas secara perlahan mengambil alih tempo permainan dan kini menjadi kehadiran yang berbahaya di tengah lapangan.

Braga hanya bisa memperkuat barisan pertahanannya, yang setidaknya masih mampu menghentikan hujan serangan Benfica.

Dengan jumlah peluangnya di depan gawang Braga dan dominasi totalnya di tengah lapangan, Benfica seharusnya sudah bisa merebut kembali keunggulannya. Akan tetapi, lini belakang Os Arcebispos menciptakan banyak masalah bagi para penyerang As Aguilas, yang memiliki kesulitan untuk menuntaskan kesempatannya.

Laga ini sempat mengundang momen kontroversial ketika gol Samuel Dahl dianulir oleh VAR, yang menganggap bahwa sebelumnya, rekan Dahl, Richard Rios, telah melanggar Vitor Carvalho.

Keputusan tersebut memicu protes dari pihak tamu, dengan Rios yang menerima kartu kuning akibat reaksi kerasnya.

Pada akhirnya, baik Benfica maupun Braga tidak mampu mengukir gol penentu kemenangan. Kedua kubu tersebut lantas harus puas menutup pertemuan ini dengan saling berbagi satu poin.

Sebuah hasil yang disayangkan oleh Benfica. Pertandingan ini merupakan langkah penting bagi As Aguilas untuk menjaga harapannya dalam lomba tiga besar klasemen dengan Porto dan Sporting.

Akan tetapi, akibat hasil imbang tersebut, selisih Benfica dengan Sporting, yang menempati posisi kedua, kini melebar menjadi lima poin.

Dalam jumpa pers pasca pertandingan, pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberikan reaksi ironis dan menganggap bahwa timnya telah menang 3-2.

“Mengenai pertandingan, saya pikir ini adalah kemenangan besar bagi kami. Ini adalah kemenangan besar” ujar Mourinho, dikutip dari situs resmi Benfica.

Ketika para jurnalis meralat pernyataannya dan mengatakan bahwa skor akhir laga ini adalah 2-2, Mourinho menjawab dengan canda: “3-2, 3-2, 3-2! Kami menang 3-2.”

Selanjutnya, setelah tahun baru, Benfica akan menerima tantangan Estoril Praia, dalam pertandingan pertama mereka di 2026. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *