Magelang – Mulai tahun ajaran 2025/2026, seluruh siswa SMA Taruna Nusantara (SMA TN), akan menerima beasiswa penuh (full scholarship) dan uang saku bulanan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala SMA TN Kampus Magelang, Mayor Jenderal TNI M.I. Gogor A.A., di sela-sela penutupan Penanaman Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (PDK) Angkatan 36, sebagai bagian dari ambisi besar mencetak generasi berdaya saing global tanpa sekat finansial.
Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk siswa baru, tetapi juga mencakup siswa yang sudah aktif. “Beasiswa penuh dan uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan untuk seluruh siswanya,” ujar Mayjen Gogor.
Langkah ini adalah bagian dari ambisi besar SMA TN untuk mencetak generasi muda berdaya saing global, dan memberikan kesempatan pendidikan terbaik bagi seluruh putra-putri bangsa.
Beasiswa Penuh & Uang Saku

Dalam suasana khidmat usai penutupan PDK Angkatan 36, Mayjen Gogor menyampaikan kabar yang disambut antusias.
Mulai tahun ajaran 2025/2026, seluruh siswa SMA TN di 6 kampus (Pagaralam, Cimahi, Magelang, IKN, Malang & Langowan) akan mendapatkan fasilitas pendidikan yang sangat memadai.
“Para siswa SMA TN yang sudah diterima, mereka akan mendapatkan beasiswa full. Ini berlaku sejak angkatan 36 kelas 10, dan juga yang kelas 11 dan 12, yaitu angkatan 35 dan 34, mereka juga akan mendapat beasiswa full semuanya,” tegas Mayjen Gogor.
Kebijakan ini mencakup fasilitas komprehensif yang menjamin siswa dapat fokus penuh pada studi:
- Beasiswa Penuh (Gratis Total): Meliputi seluruh biaya pendidikan, akomodasi di asrama, kebutuhan makan, hingga fasilitas belajar lainnya.
- Uang Saku Bulanan: Setiap siswa akan menerima tambahan Rp 500.000 per bulan untuk menunjang kebutuhan pribadi.
Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua, dan memastikan semua siswa dapat fokus sepenuhnya pada pendidikan dan pengembangan diri tanpa terhalang masalah finansial.
Misi Kesetaraan Pendidikan
Langkah monumental ini bertepatan dengan upaya SMA TN yang didukung penuh oleh Presiden Prabowo Subianto.
SMA TN kini berkembang menjadi enam kampus, yakni di Pagaralam, Cimahi, Magelang, Ibu Kota Nusantara (IKN), Malang, dan Langowan.

Mayjen Gogor menegaskan bahwa komitmen ini adalah realisasi dari pemerataan pendidikan berkualitas.
“SMA TN adalah SMA Taruna Nusantara, bukan SMA Taruna Jawa,” katanya, menggarisbawahi komitmen untuk aksesibilitas yang merata dari Sabang hingga Merauke.
Perluasan kampus ini bertujuan menjawab tantangan keterbatasan kuota, yang selama ini menyebabkan banyak calon siswa berkualitas tinggi dari berbagai daerah gagal terakomodasi.
Mutu Pendidikan Prioritas Utama
SMA TN juga menjawab tantangan ekspansi jumlah kampus yang kini mencapai enam lokasi, sebuah cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperbesar kesempatan generasi muda mengenyam pendidikan berkualitas.
Meskipun kuota penerimaan diperbesar, SMA TN memastikan bahwa standar mutu pendidikan dan kedisiplinan tidak akan diturunkan.
- Seleksi Terpusat: Seluruh proses seleksi siswa dilakukan terpusat oleh Lembaga Perguruan Tinggi Taruna Nusantara (LPTTN), tanpa menurunkan standar mutu atau instrumen tes.
- Panitia Daerah: Seleksi dilaksanakan oleh panitia daerah yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Mereka bertugas menyeleksi, mengecek, dan mengkonfirmasi kelayakan calon penerima beasiswa.
- Kapasitas Diperbanyak: Dulu, banyak calon siswa berkualitas tinggi tidak terakomodasi karena keterbatasan kuota. Dengan perluasan kampus, kini lebih banyak talenta muda yang dapat diterima.
- Mekanisme Ketat: Beasiswa ini juga disertai tanggung jawab. Jika selama masa pendidikan siswa gagal memenuhi standar kedisiplinan dan akademik, terdapat mekanisme pengembalian ke orang tua.
“Insya Allah semua yang kita rekrut ini juga sudah memenuhi standar tersebut,” kata Mayjen Gogor.
Target Kampus Baru

Terkait target penyelesaian pembangunan kampus baru di luar Jawa, yaitu IKN, Pagaralam, dan Langowan, Mayjen Gogor memperkirakan pembangunan paling cepat selesai tahun depan (Tahun Ajaran 2025/2026).
Tiga kampus baru di luar Jawa tersebut kemungkinan akan mulai diisi oleh siswa Angkatan 36 ketika mereka memasuki kelas 11 pada tahun 2026 mendatang.
Ekspansi ini memastikan bahwa cita-cita mencetak pemimpin bangsa dari berbagai pelosok negeri dapat terwujud.
Pengumuman beasiswa penuh dan uang saku untuk seluruh siswa SMA Taruna Nusantara adalah lebih dari sekadar kebijakan finansial, ini adalah deklarasi komitmen pendidikan inklusif yang transformatif.

Dengan menanggalkan hambatan biaya, SMA TN kini membuka pintu lebar-lebar bagi seluruh talenta muda terbaik Indonesia, memastikan bahwa kemiskinan tidak lagi menjadi tembok penghalang bagi cita-cita berdaya saing global.
Langkah ini menegaskan posisi SMA TN sebagai garda terdepan dalam mencetak calon pemimpin masa depan Indonesia. (*)
Baca juga :





