Doha, Qatar – Papan skor di Stadion Jassim Bin Hamad, Selasa (17/02/26) malam, menunjukkan angka telak 4-1 untuk kemenangan tim tamu, Al-Ittihad.
Meski markas mereka luluh lantak oleh keganasan “The Tigers” asal Arab Saudi, Al-Sadd asuhan Roberto Mancini justru merayakan keberhasilan yang dramatis, yaitu mereka tetap lolos ke babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Elite dengan cara yang tak terduga.
Al-Sadd berhasil “selamat” dan menduduki peringkat kedelapan (slot terakhir) di klasemen Wilayah Barat, setelah rival senegara mereka, Al-Gharafa, tumbang 0-2 di tangan wakil Iran, Tractor FC.
Hasil ini memastikan Al-Sadd melaju ke fase gugur meski harus tertunduk di hadapan pendukungnya sendiri.
Badai Dominasi Total
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Sergio Conceição langsung memperagakan taktik high pressing yang mencekik.
- Hanya butuh waktu 10 menit bagi bintang Aljazair, Houssem Aouar, untuk memanfaatkan kekacauan di lini belakang Al-Sadd dan menjebol gawang Meshaal Barsham.
- Tekanan Al-Ittihad tak mengendur. Delapan menit kemudian, Youssef En-Nesyri menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis setelah lolos dari jebakan offside.
- Mimpi buruk tuan rumah semakin lengkap ketika bek Pedro Miguel melakukan gol bunuh diri pada menit ke-33, mengubah skor menjadi 0-3.
- Meski Rafa Mujica sempat memberikan sedikit harapan melalui gol di menit ke-38 hasil assist Roberto Firmino, dominasi Al-Ittihad tetap tak tergoyahkan.
- Di babak kedua, Stefan Keller menyempurnakan kemenangan Al-Ittihad menjadi 4-1 lewat sundulan mematikan di menit ke-63.
Strategi bertahan Pelatih Al Sadd, Roberto Mancini dikritik tajam karena dianggap reaktif dan gagal mengantisipasi kecepatan pemain sayap lawan.
“Hari ini adalah pertandingan yang sangat sulit. 20 menit pertama benar-benar buruk bagi kami. Namun, target utama tercapai. Kami lolos, dan sekarang saatnya fokus menghadapi Al-Hilal,” ungkap pencetak gol Al-Sadd, Rafa Mujica dikutip dari Arab News.
Kemenangan ini membawa Al-Ittihad mengunci posisi keempat klasemen dengan 15 poin. Sebaliknya, Al-Sadd harus puas berada di ujung tanduk peringkat kedelapan dengan 8 poin.
Kondisi ini menciptakan bagan babak 16 besar yang sangat menantang bagi kedua tim. Keberhasilan Al-Ittihad dan Al-Sadd melaju ke fase gugur membuktikan ketatnya persaingan di format baru AFC Champions League Elite. (*)
Hasil Lainnya AFC Champions League Elite :
- Al Gharafa vs Tractor: 0-2
- FC Seoul vs Sanfrecce Hiroshima: 2-2
- Machida Zelvia vs Chengdu Rongcheng FC: 3-2
- Johor Darul Ta’zim vs Vissel Kobe: 1-0
- Buriram United vs Shanghai Shenhua: 2-0
Baca juga :





