Rio de Janeiro, Brasil – Fluminense, dengan dukungan hampir 50 ribu pendukung setia, berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan tempat di semifinal Piala Brasil.
Fluminense menundukkan Bahia dengan skor 2-0 pada leg kedua perempat final, pada Kamis (11/09/25), di Stadion legendaris Maracana.
Kemenangan ini membawa mereka unggul agregat tipis 2-1, setelah sebelumnya takluk 0-1 di leg pertama. Jalannya laga pada Babak pertama di bawah dominasi Fluminense.
Gemuruh suara sorak sorai dari tribun seolah menjadi pendorong bagi para pemain Tricolor. Serangan demi serangan dilancarkan, namun pertahanan Bahia yang rapat membuat skor kacamata bertahan hingga jeda.
Ketegangan memuncak, menunggu siapa yang akan memecah kebuntuan. Momen yang ditunggu akhirnya tiba di babak kedua.
- Menit ke-55: Kebuntuan pecah pasca turun minum! Sebuah handball yang dilakukan pemain Bahia, Michel Araujo, di dalam kotak penalti berbuah hadiah tendangan penalti untuk Fluminense.
- Agustin Canobbio dengan tenang mengeksekusi penalti, mengoyak jala gawang Bahia, dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Agregat pun imbang 1-1.
Gol tersebut semakin membakar semangat Fluminense. Mereka terus menekan, mencari gol kedua yang akan mengamankan tiket ke semifinal. Upaya keras itu akhirnya membuahkan hasil.
- Menit ke-84: Dari sebuah tendangan bebas yang dieksekusi sempurna oleh Canobbio, sang veteran Thiago Silva melompat tinggi dan menyundul bola dengan akurat.
- Bola melaju deras ke gawang, tak mampu dijangkau kiper, dan skor berubah menjadi 2-0. Agregat 2-1 untuk Fluminense!
Gol dari Thiago Silva disambut dengan ledakan kegembiraan di seluruh stadion. Para pemain berpelukan, merayakan gol krusial yang membawa mereka selangkah lebih dekat ke final.
Dengan keunggulan agregat 2-1, Fluminense memastikan diri melangkah ke babak semifinal Piala Brasil. Di babak berikutnya, mereka akan menanti pemenang dari pertandingan antara rival sekota, Vasco da Gama dan Botafogo.
Kemenangan di Maracana menjadi magis bagi Fluminense, di mana mereka bangkit dari kekalahan dan mengukir kisah kemenangan baru. (VT)





