Rio de Janeiro, Brasil – Fluminense berhasil meraih kemenangan krusial di kandang sendiri, Maracana, saat menjamu Mirassol dalam lanjutan pekan ke-32 Campeonato Brasileiro.
Berkat gol tunggal yang dicetak oleh Kevin Serna di babak pertama, Tricolor menundukkan lawan dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin, tetapi juga upaya Fluminense untuk terus menempel ketat posisi enam besar, zona yang menjadi tiket menuju kompetisi Copa Libertadores musim depan.
Tim asuhan Luis Zubeldia kini mengoleksi 50 poin, hanya terpaut satu angka dari target utama mereka.
Serangan Cepat & Penyelamatan VAR
Sejak peluit babak pertama ditiup, Fluminense langsung menunjukkan intensitas tinggi. Taktik pelatih Luis Zubeldia yang mengandalkan pertahanan solid dan transisi menyerang, yang cepat terbayar lunas.
- Peluang Instan: Kevin Serna langsung tancap gas di awal laga, pergerakannya hanya bisa dihentikan dengan pelanggaran tepat di garis kotak penalti.
- Awalnya wasit mengacungkan kartu merah, namun setelah meninjau VAR, keputusan itu diubah menjadi kartu kuning. Tendangan bebas oleh Lucho Acosta nyaris berbuah gol.
- Gol Kunci: Momen penentu terjadi pada menit ke-30. Setelah menerima umpan lambung dari Lucho Acosta di sisi kiri, Serna dengan tenang memotong bola ke tengah dan melepaskan tembakan.
- Bola yang sempat membentur pemain belakang Mirassol, justru mengecoh kiper dan masuk ke gawang. Skor 1-0 untuk Tricolor.
Setelah gol itu, Fluminense semakin percaya diri. Lucho Acosta menjadi motor serangan, bahkan sempat melakukan aksi individu memukau yang berujung pada umpan backheel indah dari Everaldo.
Sayang, penyelamatan gemilang kiper lawan menghindarkan Mirassol dari kebobolan kedua di akhir babak.
Permainan Cantik Tanpa Gol
Memasuki babak kedua, Fluminense tidak mengendurkan serangan. Mereka terus menekan pertahanan Mirassol, namun masalah utama muncul pada eksekusi akhir.
Fluminense terus menciptakan peluang-peluang berkelas, seperti umpan mendatar Rene yang dibelokkan Canobbio dengan backheel (gagal masuk).
Hingga aksi curian bola Lucho Acosta yang diteruskan ke Canobbio, namun operan terakhir menuju John Kennedy berhasil dipotong bek lawan.
Meskipun peluang demi peluang gagal dikonversi, Fluminense patut diapresiasi karena tidak memberikan celah bagi Mirassol untuk membalas, menjaga clean sheet hingga peluit akhir berbunyi.
Dengan koleksi 50 poin di posisi ketujuh, Fluminense kini hanya berjarak satu poin dari zona kualifikasi Copa Libertadores. Perlombaan menuju enam besar ini akan memasuki babak krusial.
Tricolor kini sudah harus mengalihkan fokus ke laga tandang berat di pekan ke-33, dimana mereka akan menghadapi Cruzeiro di Mineirao.
Kemenangan ini memberikan dorongan moral yang sangat penting bagi skuad Luis Zubeldia, menjelang pekan-pekan terakhir yang menentukan nasib mereka di Liga Brasil. (*)
Baca juga :





