Lisbon, Portugal – Drama, ketegangan, dan intrik taktik menghiasi laga O Classico saat Benfica menahan imbang pemimpin klasemen FC Porto dengan skor 2-2.
Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, “tangan dingin” Jose Mourinho lewat pergantian pemain yang jenius berhasil menyelamatkan muka Benfica dari kekalahan memalukan di depan publik sendiri.
‘The Special One’ Nyaris Malu
Estadio da Luz sempat berubah menjadi tempat yang gelap bagi Benfica. Baru sepuluh menit laga berjalan, Victor Froholdt sudah membungkam ribuan suporter tuan rumah lewat gol taktis hasil serangan balik cepat.
Mourinho, yang menerapkan high press ekstrem, justru melihat lini belakangnya compang-camping dieksploitasi oleh kecepatan lini tengah Porto.
Petaka berlanjut sebelum turun minum. Bocah ajaib berusia 17 tahun, Oskar Pietuszewski, mempermalukan bek veteran Nicolas Otamendi lewat aksi solo run yang berujung gol kedua bagi Porto.
Hingga menit ke-60, sepertinya Porto akan pulang dengan gelar juara di depan mata, sementara Benfica hanya bisa tertunduk lesu.
Namun, sepakbola selalu punya cara untuk mengejutkan. Mourinho melakukan perjudian dengan memasukkan Dodi Lukebakio, Franjo Ivanovic, dan Leandro Barreiro. Hasilnya ? Instan.
- Lukebakio menjadi motor serangan yang membuat tiang gawang Porto bergetar, sebelum Schjelderup menyambar bola muntah untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2 di menit ke-69.
- Puncaknya terjadi di menit ke-88. Franjo Ivanovic mengirim umpan silang yang tampak mustahil dijangkau, namun Leandro Barreiro muncul dari lini kedua dan melepaskan tendangan voli yang merobek jala Diogo Costa.
Stadion meledak dalam euforia! Keunggulan Porto yang tampak kokoh selama 80 menit runtuh hanya dalam sekejap mata oleh pemain-pemain yang sebelumnya duduk manis di bangku cadangan.
Hasil imbang ini memang tidak mengubah posisi Porto di puncak klasemen dengan selisih 4 poin, namun memberikan luka psikologis bagi tim asuhan Francesco Farioli yang sudah sempat unggul dua nol.
Bagi Benfica, satu poin ini adalah bukti bahwa di bawah asuhan Mourinho, mereka punya mentalitas baja untuk bertarung hingga detik terakhir. (*)
Hasil Lainnya Liga Portugal :
- Santa Clara vs Vitoria de Guimaraes: 2-0
- Tondela vs Rio Ave:0-1
Baca juga :





