Naples, Italia – Atmosfer Stadion Diego Armando Maradona kembali membara setelah Napoli meraih kemenangan luar biasa atas rival berat mereka, Inter Milan, dengan skor akhir 3-1 pada giornata ke 8 Serie A.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin, tetapi juga sebuah pernyataan karakter dari Azzurri (julukan Napoli) di tengah badai cedera dan hasil buruk di Liga Champions.
Gol-gol penentu dicetak oleh Kevin De Bruyne (penalti), Scott McTominay, dan ditutup oleh aksi solo brilian Andre-Frank Anguissa.
Sementara Inter harus puas pulang dengan 15 poin, dan kekalahan pertama yang menghentikan laju positif mereka.
Cedera & Reaksi ‘Top Team’
Pertandingan di Maradona itu adalah pertarungan mental. Napoli datang dengan beban hasil buruk Liga Champions melawan PSV, dan dihadapkan pada masalah cedera, termasuk De Bruyne yang bahkan sempat diragukan tampil.
Di sisi lain, Inter datang dengan rentetan hasil bagus dan mendominasi statistik awal.
- Inter Menggempur, Tiang Menyelamatkan: Di babak pertama, Inter tampil mendominasi. Tim tamu bahkan dua kali membentur tiang gawang melalui upaya Bastoni dan Dumfries, serta menciptakan peluang besar melalui Lautaro Martinez.
- De Bruyne Buka Keran Gol: Pelanggaran terhadap Di Lorenzo di area penalti mengubah jalannya laga. Kevin De Bruyne, meskipun baru pulih dari cedera, maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mencetak gol dari titik putih, membawa Napoli unggul 1-0 pada menit ke-33.
Memasuki babak kedua, Napoli bermain lebih efisien dan berhasil menggandakan keunggulan, meskipun sempat terancam oleh penalti Inter.
- (Menit ke-54): Gelandang Skotlandia, Scott McTominay, menunjukkan daya ledaknya dengan melepaskan tembakan kaki kanan yang keras dan akurat ke sudut gawang, membuat skor menjadi 2-0.
- (Menit ke-59): Inter tak menyerah. Setelah tinjauan VAR memastikan handball Buongiorno atas sundulan Lautaro, Hakan Calhanoglu berhasil mengeksekusi penalti, memangkas defisit menjadi 2-1 dan menghidupkan kembali harapan Inter.
- (Menit ke-67): Saat Inter mulai menekan, Andre-Frank Anguissa memberikan pukulan telak yang menentukan. Dengan upaya solo luar biasa, ia menusuk dan melepaskan tembakan kaki kiri mendatar ke sudut jauh, mengunci skor menjadi 3-1 untuk Napoli.

Kemenangan ini terasa sangat berharga bagi kubu Napoli, terutama bagi Pelatih Antonio Conte, yang memuji karakter timnya.
“Inter datang untuk ‘membunuh’ kami di level sepakbola, tetapi kami tidak siap untuk menyerah. Kami merespons dengan karakter yang hebat. Kami memainkan pertandingan yang luar biasa dan kemenangan ini sah dan pantas,” ujar Conte.
Senada dengan Conte, Scott McTominay juga menekankan pentingnya respons mental tim.
“Ada reaksi hebat setelah malam buruk Liga Champions (melawan PSV), ini penting karena kami menunjukkan bahwa kami adalah kelompok yang kuat dan sangat bersatu. Kami bermain seperti tim papan atas,” ujar McTominay dikutip dari Situs Resmi Napoli.
Kekalahan ini menghentikan laju positif Inter dan menempatkan mereka pada posisi 4 dengan 15 poin setelah delapan giornata.
Mereka harus segera bangkit mengingat jadwal padat menanti. Inter akan kembali beraksi di San Siro untuk menjamu Fiorentina dalam laga tengah pekan.
Sementara bagi Napoli, kemenangan atas Inter adalah sebuah masterclass dalam kekuatan mental dan efisiensi.
Di tengah badai cedera yang menimpa pemain kunci seperti De Bruyne, Napoli menunjukkan solidaritas dan kemauan bertarung yang luar biasa.
Mereka membuktikan bahwa tim yang bersatu dan berkarakter, seperti yang ditekankan oleh Conte dan para pemain, mampu mengatasi kesulitan dan mengalahkan tim terbaik di liga. (*)
Hasil Laga Lainnya Serie A :
- Lecce vs Udinese: 2-3
- Como vs Parma Calcio: 0-0
- Atalanta vs Cremonese: 1-1
Baca juga:





