Porto ‘Geprek’ Sporting Habis-habisan, Tapi Singa Lisbon Yang Berpesta ke Final!

Piala Portugal: Benteng Sporting Tak Terbobol, Depak Porto Dengan Skor Kacamata (Agregat 1-0)

Porto, Portugal – Estadio do Dragao menyaksikan laga yang lebih mirip medan perang, daripada sekadar pertandingan sepakbola.

Di tengah kepulan asap suar & teriakan puluhan ribu suporter, Porto membombardir pertahanan tamunya seolah tanpa henti. Namun takdir tampaknya berpihak pada “Sang Singa” dari Lisbon, yang menolak untuk tumbang.

Sporting Clube de Portugal resmi melenggang ke partai final Piala Portugal 2026, setelah berhasil memaksakan hasil imbang 0-0 melawan rival abadi mereka, FC Porto, pada laga leg kedua semifinal di Estadio do Dragao.

Meski laga berakhir tanpa gol, Sporting berhak lolos berkat keunggulan agregat 1-0 yang mereka kantongi dari kemenangan di leg pertama di Lisbon.

Sporting CP vs FC Porto – Foto: Dok. FCP

Pertandingan bertajuk O Classico ini berlangsung sangat panas dan penuh ketegangan. FC Porto yang tampil dominan sepanjang laga gagal mengonversi 12 tembakan mereka menjadi gol.

Sementara Sporting Lisbon memilih bermain bertahan secara militan, demi menjaga keunggulan agregat mereka hingga peluit panjang berbunyi.

Kontroversi VAR & Tensi Tinggi 

Sejak menit awal, wasit Miguel Nogueira harus bekerja ekstra keras memimpin laga yang dihujani pelanggaran.

  • Francesco Farioli, Pelatih Porto, bahkan sudah harus menerima kartu kuning karena protes kerasnya, setelah wasit mengabaikan dua insiden pelanggaran terhadap pemainnya.
  • Frustrasi tuan rumah memuncak pada menit ke-43, ketika tendangan Gabri Veiga terlihat jelas mengenai lengan Zeno Debast di kotak terlarang.
  • Namun, setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit secara kontroversial memutuskan tidak ada penalti bagi The Dragons.

Kemarahan staf pelatih Porto berbuntut pada kartu merah yang diterima asisten manajer, Lucho Gonzalez sebelum jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Porto meningkatkan intensitas serangan secara brutal. Namun, penampilan gemilang kiper Rui Silva dan blok-blok krusial dari Ousmane Diomande memastikan gawang tim tamu tetap perawan.

Laga mencapai titik didih di menit ke-89 saat Alan Varela diusir keluar lapangan. Awalnya ia hanya dikartu kuning karena pelanggaran terhadap Luis Suarez.

Namun VAR melakukan intervensi, karena adanya insiden “ankle breaker” yang memaksa wasit mengubah keputusannya menjadi kartu merah langsung.

Sporting CP vs FC Porto – Foto: Dok. SCP

Hingga akhir laga takhta pertahanan Sporting tak mampu diruntuhkan gelombang serangan Porto.

Bagi Porto, hasil ini adalah pil pahit yang harus ditelan di hadapan pendukung mereka sendiri, sebuah dominasi total tanpa hasil yang nyata.

Namun bagi Sporting, ketangguhan mental di Dragao adalah pernyataan tegas, bahwa mereka siap mengamankan trofi di Jamor. (*)

Hasil Lainnya Piala Portugal :

  • Torreense vs AD Fafe: 2-0

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *