PSG Pamer Status Dalam Derby Paris, Marseille Telan Malu Di Kandang Sendiri!

Ligue 1: PSG Tekuk Paris FC Dengan Skor Tipis 2-1, Marseille Dikubur Dengan Dua Gol Dari Nantes

Paris, Prancis – Pada Senin (05/01/25), para pencinta sepak bola Prancis menyaksikan sebuah momen bersejarah.

Untuk pertama kalinya sejak musim 1978/79 lalu, Derby Paris, yang melibatkan Paris Saint-Germain dan Paris FC, kembali digelar di Ligue 1. Pertandingan kali ini dijalankan di markas PSG, Parc des Princes, yang menariknya terletak tepat di sebelah kandang Paris FC, Stade Jean Bouin.

Tentunya, pertemuan ini telah dinantikan oleh seluruh pendukung kedua tim tersebut. Dan layaknya sebuah derby, laga ini berjalan dengan cukup ketat.

PSG dan Paris FC saling bertukar gol dalam rentang waktu singkat. Setelah menyajikan sebuah penampilan yang menjaga para penonton di ujung kursi mereka, kontes ini akhirnya dimenangkan oleh PSG, yang mengklaim hasil tipis 2-1.

Sepanjang babak pertama, sang tuan rumah memiliki jumlah peluang yang berlimpah. Akan tetapi, barisan pertahanan Paris FC selalu memastikan bahwa kiper Kevin Trapp tidak pernah berada dalam situasi berbahaya.

Meskipun menerima tantangan berat dari pihak tamu, PSG tidak pernah patah semangat dan selalu giat menekan para pendatang. Lantas, tepat pada momen penutupan babak pertama, kesabaran PSG dibalas dengan buah manis.

  • 45′: Desire Doue, yang selama ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Paris FC, akhirnya berhasil menemukan jaring gawang.
  • Dibantu oleh umpan terobos dari Fabian Ruiz, Doue melepaskan sebuah tembakan roket yang merobek gawang Paris FC dan membuka papan skor bagi PSG.
Paris Saint-Germain vs Paris FC – Foto: Dok. Paris Saint-Germain (A.MEUNIER)

Babak pertama ditutup oleh seruan meriah dari pendukung setia Les Rouge et Bleu yang merayakan keunggulan tim kesayangan mereka.

Namun, ketika pertandingan kembali dilanjutkan, selebrasi tersebut diganti dengan kekaguman dari seluruh penonton di seluruh stadion, ketika kedua tim masing-masing mengukir satu gol dalam waktu sekilas mata.

  • 51′: Berkat pelanggaran Illia Zabarnyi terhadap Alimami Gory di daerah terlarang, Paris FC dihadiahkan tendangan penalti.
  • Willem Guebbels, yang dipercayakan dengan tugas tersebut, tidak menemui masalah ketika ia menaklukkan kiper Lucas Chevalier.
  • 53′: Sayangnya bagi Paris FC, pihak tuan rumah langsung memberikan balasan dan merebut kembali keunggulan mereka.
  • Dengan sedikit bantuan dari sentuhan kaki bek Paris FC, Moustapha Mbow, tembakan Ousmane Dembele dari tepi kotak penalti berhasil mengecoh Trapp dan menggetarkan jaring gawang.

Kedua gol tersebut menghidupkan atmosfer pertandingan ini. Akan tetapi, energi Paris FC terkuras dan kini, sang tamu bermain dengan lebih sunyi.

Pasukan Les Rouge et Bleu lantas jarang menerima masalah dari tamu mereka. Namun, PSG juga tidak mampu mengukir gol tambahan, meskipun mereka memiliki kendali penuh dalam sisa waktu pertandingan.

Pada akhirnya, pertemuan kali ini dimenangkan oleh PSG, yang menjaga keunggulan 2-1 mereka hingga penutupan pertandingan dan membuka 2026 dengan gaya sempurna: kejayaan dalam laga derby bersejarah.

Hasil manis tersebut tidak hanya memberikan PSG hak untuk menyombongkan diri kepada rival sekotanya. Berkat tiga poin yang diraih dari laga ini, Les Rouge et Bleu kini masih membayangi pemimpin klasemen, Lens, dengan selisih satu poin.

“Kami tahu penting untuk memenangkan pertandingan pertama tahun ini, terutama karena melawan (Paris FC). Laga derby membuat anda semakin ingin memenangkan pertandingan.” ucap Desire Doue, yang mencetak gol pertama PSG, dalam wawancaranya dengan PSG TV.

“Kami bermain di kandang, para penggemar mendukung kami, dan sangat menyenangkan bisa membawa pulang tiga poin.”

Kejayaan dalam Derby Paris ini menjadi sumber motivasi besar bagi pasukan Les Rouge et Bleu, yang selanjutnya harus kembali melaksanakan satu laga derby lainnya.

Dalam pertandingan berikutnya, PSG, sebagai juara Ligue 1 dan Coupe de France, akan menjalani ajang Piala Super Prancis, yang digelar di Kuwait.

Lawan PSG dalam laga tersebut tidak lain adalah rival abadi mereka di Derby Le Classique, Marseille.

Marseille 0-2 Nantes

Marseille vs Nantes – Foto: Dok. Olympique Marseille

Berbicara mengenai Marseille, nasib Les Phoceens dalam pertemuannya dengan Nantes pada pekan pertandingan ini sangat berbeda jauh dibandingkan dengan PSG.

Meskipun bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Marseille justru dipermalukan oleh Nantes dengan skor akhir 2-0.

Akan tetapi, penderitaan Les Phoceens tidak berhenti sampai di situ. Dalam pertandingan ini, Marseille kehilangan dua pemain, Arthur Vemeeren (26′) dan Bilal Nadir (56′), akibat kartu merah.

Lantas, bukan sebuah kejutan besar ketika sang tuan rumah, yang menghabiskan sebagian besar laga dengan sembilan, ditumbangkan oleh pihak tamu.

  • Menit 31: Marseille, yang pada saat ini bermain dengan 10 orang, langsung terdiam ketika Fabian Centonze menyambar sebuah bola muntah dari tangkisan kiper Geronimo Rulli dan membuka papan skor bagi Nantes.
  • Menit 88: Pertemuan ini kemudian ditutup dengan sebuah tendangan penalti. Marseille, yang kini hanya memiliki sembilan pemain di tengah lapangan, menggigit jari ketika Benjamin Pavard melanggar Mathis Abline di daerah terlarang.
  • Remy Cabella maju menuju titik putih, dan dengan nada dingin, ia sukses memandu tendangannya melewati Rulli.

Sebuah hasil yang tidak terduga bagi Marseille, terutama ketika mengingat momentum positifnya pada musim ini dan dan rekor tak terkalahkannya saat bermain di Stade Velodrome.

Untuk saat ini, Les Phoceens masih aman di posisi ketiga dalam papan klasemen Ligue 1. Akan tetapi, jarak Marseille dengan PSG, yang berada tepat di atas mereka, kini melebar menjadi tujuh poin.

Hasil tersebut menjadi pertanda buruk bagi Marseille, yang setelah ini harus terbang menuju Kuwait untuk melaksanakan laga Piala Super Prancis.

Marseille berpartisipasi sebagai runner up Piala Prancis musim lalu, dan dalam laga mendatang akan berhadapan melawan juara bertahan Ligue 1 dan Coupe de France, Paris Saint-Germain.

Selain bertujuan untuk memperebutkan gelar juara Piala Super Prancis, pertandingan tersebut juga merangkap sebagai laga Derby Le Classique ke-111 dalam sejarah kedua tim tersebut. (VT)

Hasil Lainnya Ligue 1

  • Brest 2-0 Auxerre
  • Le Havre 2-1 Angers
  • Lorient 1-1 Metz

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *