Milan, Italia — Manajemen FC Internazionale Milano secara resmi mengonfirmasi perpanjangan kontrak sang pelatih kepala, Cristian Chivu, setelah mencatatkan musim debut yang fenomenal.
Melalui kesepakatan pembaruan masa bakti ini, juru taktik asal Rumania tersebut akan tetap menukangi skuad Nerazzurri untuk dua musim ke depan hingga tahun 2028.
Pengumuman resmi ini diterbitkan Inter Milan, setelah Chivu sukses mempersembahkan double winner bersejarah, yakni gelar Scudetto ke-21 dan trofi Coppa Italia kesepuluh bagi klub sepanjang musim 2025/2026.
Keunikan Taktik Tiga Fase Kehidupan
Perjalanan karier Cristian Chivu bersama Inter Milan terbilang sangat unik di panggung sepakbola modern.
Sejak resmi ditunjuk menduduki kursi kepelatihan pada 9 Juni 2025, ia menuntaskan 58 pertandingan penuh tekanan dengan filosofi yang mendalam.
Chivu menanamkan tiga pilar utama saat memperkenalkan diri di awal masa bakti ketiganya bersama Inter, yakni kebanggaan, loyalitas, dan gairah, yang kemudian menjadi mantra harian skuad.
Juru taktik peraih penghargaan Serie A Coach of the Season 2025/2026 ini, dikenal selalu memberikan panggung perayaan kepada pemainnya.

Hal ini terlihat saat ia meninggalkan panggung seremoni Coppa Italia di Roma dan ketika harus dibujuk kapten Lautaro Martinez hanya untuk ikut mengangkat trofi Serie A di San Siro.
Kemampuannya membaca momentum pertandingan dan membangkitkan mentalitas pemain yang terjatuh, kini menjadi modal utama Inter untuk menatap tantangan baru di Champions League hingga Piala Super Italia.
Tinta Emas Sejarah Baru Serie A
Keberhasilan meraih gelar juara liga tidak hanya mempertegas dominasi Inter di kancah domestik, tetapi juga membawa nama Cristian Chivu masuk ke dalam buku rekor abadi klub lewat statistik yang mencengangkan.
- Pelatih Musim Pertama Terbaik: Chivu menjadi pelatih Inter kelima dalam sejarah yang langsung memenangkan Serie A di musim debutnya, bersanding dengan nama besar seperti Arpad Weisz, Alfredo Foni, Giovanni Invernizzi, dan Jose Mourinho.
- Penguasa Lintas Level: Ia merupakan pelatih kedua setelah Invernizzi yang sukses mengawinkan gelar Serie A tim utama dengan trofi bersama tim Primavera (yang diraih Chivu pada 2022).
- Rekor Double Winner: Kesuksesan ini menjadikan Chivu sebagai satu-satunya sosok dalam sejarah panjang Nerazzurri yang berhasil memenangkan Scudetto dan Coppa Italia dalam satu musim yang sama, baik saat aktif sebagai pemain maupun ketika menjabat sebagai pelatih.

Ia juga menyamai rekor langka Armando Castellazzi (1937/1938) dan Virgilio Fossati, sebagai figur yang sukses merasakan gelar juara liga saat mengawal lini tengah Inter dan saat berdiri di pinggir lapangan.
Komitmen jangka panjang yang terjalin hingga tahun 2028 ini membuktikan, bahwa manajemen Inter menaruh kepercayaan penuh pada stabilitas proyek olahraga yang dibangun oleh Chivu.
Ikatan emosional yang kuat antara sang pelatih, jajaran direksi, serta para pemain menjadi fondasi kokoh untuk mempertahankan supremasi mereka di Italia.
Dengan berakhirnya spekulasi mengenai masa depan di kursi kepelatihan, fokus total Nerazzurri kini langsung diarahkan untuk menyusun strategi demi menyapu bersih target trofi di musim depan, dipandu oleh nilai gairah yang akan terus dibawa oleh Cristian Chivu. (*)
Baca juga :





