London, Inggris – Dalam pekan pertandingan terakhir fase liga Conference League yang digelar pada Jumat (19/12/25), wakil tunggal Inggris di kompetisi tersebut, Crystal Palace, didatangi oleh juara Finlandia, KuPS Kuopio.
Stadion Selhurst Park menjadi panggung sebuah pertarungan sengit, yang berakhir dengan hasil imbang 2-2.
Kedua kubu tersebut memasuki pertemuan ini dengan tujuan yang sangat jelas: kemenangan krusial yang menentukan kehadiran mereka dalam babak selanjutnya.
Palace, yang setidaknya sudah memastikan tiket laga play-off, membidik tiga poin penting untuk menembus bagian delapan besar klasemen, yang menawarkan kursi langsung di babak 16 besar.
Sementara itu, situasi KuPS jauh lebih tegang. Klub asal Finlandia tersebut paling tidak harus mengamankan satu poin, apabila mereka ingin melanjutkan perjalanannya di Conference League.
Dengan pertaruhan tersebut, bukan sebuah kejutan ketika kontes ini langsung hidup hanya lima menit setelah kick off, ketika tim tuan rumah langsung memecahkan kebuntuan.
- 5’: Dibantu oleh umpan Justin Devenny, Christantus Uche mengukir namanya di papan skor dengan sebuah gol yang menakjubkan.
- Uche melewati pengawalnya dengan sebuah gerakan lincah. Lalu, dengan penuh kepercayaan diri, Uche melepaskan sebuah tembakan jitu dengan ujung kakinya, yang melengkung mulus ke dalam gawang tamu.
Sebuah awal yang sempurna bagi The Eagles, dan semuanya berkat Uche, yang juga menjalani pertandingan pertamanya di Selhurst Park sebagai seorang starter.
Uche menjadi salah satu pemain Palace yang aktif menciptakan peluang di depan gawang KuPS. Selain ganas di depan, barisan pertahanan The Eagles juga tampil dengan cemerlang dalam menangani segala ancaman KuPS.
Namun Palace masih belum mampu menaklukkan kiper Johannes Kreidl untuk kedua kalinya dan pada akhirnya, The Eagles memasuki jeda turun minum dengan keunggulan skor tipis. Meskipun hanya unggul dengan satu gol, babak pertama ini menjadi bukti nyata atas dominasi Palace di pertemuan ini.

Akan tetapi, KuPS mengejutkan sang tuan rumah dan tidak lama setelah pertandingan kembali berlanjut, mereka langsung merebut keunggulan skor dengan dua gol kilat dalam rentang waktu tiga menit.
- 50’: Piotr Paryszek, yang menerima bola dari Saku Savolainenm, sukses menemukan jaring gawang Palace dengan sebuah tembakan matang dari tengah kotak penalti.
- 53’: Tidak lama kemudian, gawang Palace kembali digetarkan oleh tamu mereka.
- Kiper Walter Benitez meninju sebuah tendangan sudut dari KuPS. Akan tetapi, bola liar tersebut terbang tepat ke arah Clinton Antwi.
- Dengan kontrol manis, Antwi kemudian melepaskan sebuah tembakan jitu, yang dibelokkan ke dalam gawang Palace oleh sentuhan kaki Ibrahim Cisse.
The Eagles langsung tertinggal dalam sekilas mata. Namun, tim tuan rumah tidak pernah patah semangat dan menjaga ketenangannya selagi berupaya keras untuk kembali menyamakan kedudukan.
Palace sempat menggigit jari ketika gawangnya kembali digoyangkan oleh Paryszek. Namun untungnya, gol tersebut langsung dianulir akibat offside.
Kesabaran Palace akhirnya terbayar manis di menit 73, ketika Antwi diusir dari lapangan, usai dihukum dengan kartu merah atas pelanggarannya terhadap Will Hughes.
Kini unggul dalam jumlah pemain, Palace langsung memanfaatkan situasi tersebut untuk kembali menyeimbangkan skor antara kedua pihak.
- 76’: Tyrick Mitchel menyajikan sebuah umpan silang, yang dituntaskan dengan sempurna oleh sundulan Justin Devenny.
Sukses menarik KuPS dari keunggulan skornya, Palace tancap gas dan langsung memanggil Jean-Philippe Mateta dan Eddie Nketiah, dalam upayanya untuk menciptakan gol penentu kemenangan.
Meskipun demikian, keberuntungan The Eagles sepertinya sudah habis. Sang tuan rumah terus menekan KuPS selama penghujung laga, namun pada akhirnya, papan skor menunjukkan kedudukan imbang 2-2.
Dengan hasil tersebut, kedua tim sukses memperpanjang durasi perjalanannya di Conference League. Meskipun hanya mendapatkan satu poin dari pertemuan ini, KuPS langsung melaju ke posisi 21 di papan klasemen dan lantas akan terus bertarung di laga play-off menuju 16 besar.
Di sisi lain, akibat kegagalannya untuk meraup tiga poin, Palace tidak mampu mencapai bagian delapan besar klasemen dan menutup fase liga di posisi ke-10. Setidaknya, The Eagles masih memiliki peluang untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar melalui laga play-off.
Namun tetap saja, Palace kehilangan kesempatan mereka untuk langsung duduk di babak selanjutnya. Hasil akhir laga ini direnungkan oleh pelatih Palace, Oliver Glasner, dalam wawancaranya dengan UEFA.
“Kami kehilangan struktur permainan selama sepuluh menit, dan kami dihukum karenanya. Mereka hanya melepaskan tiga tembakan dalam 95 menit dan mencetak dua gol, jadi kami sedikit kurang beruntung.” ungkap Glasner usai pertandingan.
Kini, Palace tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri menjelang laga berikutnya di Liga Inggris, dimana The Eagles harus berkunjung ke Elland Road untuk menghadapi Leeds United. (VT)
Hasil Lainnnya Conference League
- Legia Warssawa 4-1 Lincoln Red Imps
- AEK Athens 3-2 Universitatea Craiova
- Sigma Olomouc 1-2 Lech Poznan
- Omonoia Nicosia 0-1 Rakow Czestochowa
- Sparta Praha 3-0 Aberdeen
- Celje 0-0 Shelboune
- Mainz 2-0 Samsunspor
- AEK Larnaca 1-0 Shkendija
- Shakhtar Donetsk 0-0 Rijeka
- Dynamo Kyiv 2-0 Noah
- Slovan Bratislava 1-0 Hacken
- Lausanne 1-0 Fiorentina
- Rayo Vallecano 3-0 Drita
- AZ Alkmaar 0-0 Jagiellonia Białystok
- Zrinjski 1-1 Rapid Wien
- Strasbourg 3-1 Breiðablik
- Shamrock Rovers 3-1 Hamrun Spartans
Baca juga :





