Valencia, Spanyol – Tujuh tahun penantian berakhir manis. Villarreal berhasil mengatasi Valencia dengan skor meyakinkan 2-0 di Camp de Mestalla pada Matchday 10 LaLiga.
Kemenangan derbi regional ini diperkuat oleh milestone sang legenda Gerard Moreno dan gol rebound Santi Comesana.
Tiga poin berharga sukses menempatkan Kapal Selam Kuning di peringkat ketiga klasemen, hanya terpaut empat poin dari Real Madrid, sebelum El Clasico digelar.
Sementara itu, kekalahan ini membuat lebih dari 45.000 penggemar Los Che (julukan Valencia) yang memadati stadion harus menelan pil pahit dan melampiaskan frustrasi dengan cemoohan.
Drama Penalti VAR
Pertandingan derbi di Mestalla selalu menjanjikan tensi tinggi, dan laga ini tidak terkecuali.
Tuan rumah Valencia, yang mengenakan seragam Senyera (warna bendera Valencia) sebagai tribut untuk korban banjir, memulai laga dengan semangat tinggi didukung oleh lautan fans.
- Tekanan Awal Valencia: Tuan rumah sempat mengancam lewat Arnaut Danjuma dan Javi Guerra, bahkan kiper Villarreal, Luiz Junior, harus bekerja keras melakukan penyelamatan krusial terhadap tembakan Luis Rioja.
- VAR Jadi Kunci (Menit ke-45): Tepat sebelum jeda, drama terjadi. Gerard Moreno dijatuhkan Jose Manuel Copete di dalam kotak penalti. Wasit Javier Alberola awalnya tak memberi penalti, namun intervensi VAR mengubah keputusan tersebut.
- Moreno Cetak Sejarah: Gerard Moreno, yang malam itu merayakan penampilan ke-300 bersama Villarreal, mengambil tanggung jawab penuh. Dengan ketenangan seorang veteran, ia sukses mengecoh kiper Julen Agirrezabala, mencetak gol ke-121 untuk klub, dan membawa Kapal Selam Kuning unggul 0-1 saat turun minum.
Unggul satu gol memberi Villarreal kendali penuh di babak kedua. Mereka bermain lebih tenang dan memanfaatkan ruang kosong yang ditinggalkan Valencia yang mulai putus asa menyerang.
- Gol kedua lahir dari sebuah skema serangan balik cepat yang menunjukkan kualitas penyerang Villarreal.
- Gol Comesana (Menit ke-57): Georges Mikautadze, striker asal Georgia, menunjukkan kecepatan dan skill luar biasa di sisi kiri. Tembakan awalnya berhasil ditepis kiper Agirrezabala, namun Santi Comesana berada di posisi tepat untuk menyambar bola rebound dan memastikan skor menjadi 0-2.

Meskipun Valencia terus mencoba memangkas jarak, termasuk peluang emas dari Danjuma yang digagalkan oleh Agirrezabala, pertahanan disiplin Villarreal yang dipimpin oleh sang Pelatih, Marcelino Garcia Toral, tetap kokoh.
“Kami puas karena bermain di Mestalla selalu sangat sulit bagi lawan mana pun, dan terlebih lagi bagi Villarreal, karena kami telah bertahun-tahun tanpa menang di sini. Di babak kedua, superioritas kami jelas, dan kami sepenuhnya pantas mendapatkan kemenangan,” ujar Toral dikutip dari Situs Resmi Villarreal.
Kemenangan ini menjadi lebih spesial bagi Gerard Moreno. Penampilan ke-300-nya dirayakan dengan gol, sebuah simbolisasi loyalitas dan ketahanan melawan cedera yang ia alami.
“Saya bangga telah memainkan pertandingan ke-300 saya bersama Villarreal dan itu adalah kemenangan di kandang yang sangat sulit seperti ini. Penalti itu membuka permainan.”
Dengan 20 poin dari 10 pertandingan, Villarreal menempatkan diri sebagai pesaing serius di papan atas.
Kemenangan ini memberikan tekanan psikologis kepada Real Madrid dan Barcelona, yang akan saling berhadapan di El Clasico.
Kini, Kapal Selam Kuning akan menantikan hasil pertarungan dua raksasa Spanyol sambil fokus pada jadwal padat mereka yang juga menyertakan partisipasi di Liga Champions.
Kualitas, ketenangan, dan kepemimpinan Moreno telah membuktikan bahwa Villarreal memiliki modal kuat untuk terus melaju di musim ini. (*)
Hasil laga lainnya LaLiga :
- Sevilla vs Real Sociedad: 1-2
- Girona vs Real Oviedo: 3-3
- Espanyol vs Elche: 1-0
- Getafe vs Athletic Club: 1-0
Baca juga :





