Milan, Italia – Pada Senin (17/11/25) Norwegia merayakan sebuah malam spesial dengan penuh gaya.
Menghadapi Italia, yang memegang empat gelar juara dunia, di stadion legendaris San Siro, Norwegia menciptakan sebuah kejutan dan berhasil membungkam tuan rumah dengan hasil telak 4-1.

Italia membuka periode awal pertandingan ini dengan determinasi tinggi dalam serangan mereka. Gli Azzurri lantas tidak memiliki masalah untuk membuka papan skor dengan sebuah gol dini.
- 11’: Usai menembus kotak penalti Norwegia, Federico Dimarco mengumpan bola kepada Pio Esposito.
- Dengan gerakan lincah, Esposito menyelip melewati dua bek lawan, dan kemudian menuntaskan serangannya dengan sebuah tembakan rendah yang menggetarkan jaring gawang.
Italia menikmati dominasi tinggi dalam sebagian besar babak pertama. Dengan penguasaan bola yang jauh lebih tinggi dan jumlah peluang yang berlimpah, Italia seharusnya sudah memiliki jumlah gol yang lebih banyak.
Akan tetapi, penyelesaian Gli Azzurri masih belum sempurna, dan lantas ketika memasuki jeda turun minum, pihak tuan rumah hanya memiliki keunggulan tipis 1-0.
Di dalam babak kedua, tempo permainan berputar balik. Norwegia, yang menghabiskan sebagian besar babak pertama dibawah tekanan Italia, kini bermain dengan jiwa segar.
Norwegia langsung meluncurkan serangan ketika babak kedua dimulai. Didampingi oleh dukungan meriah dari suporter mereka, Norwegia, dengan penuh keganasan, kini menekan Italia demi mengejar ketertinggalannya.
Italia jelas terguncang usai dihantam oleh semangat baru Norwegia. Lantas, Gli Azzurri, yang kini mulai bermain defensif, akhirnya tumbang di bawah tekanan Norwegia.
- 63’: Dibantu oleh umpan Alexander Sorloth, Antonio Nusa menembus pertahanan Italia dengan gerakan kaki lincah dan tanpa masalah melepaskan tembakan halilintar yang melesat melewati Gianluigi Donnarumma.
Kini, Norwegia tampil sebagai pihak yang lebih berbahaya. Italia tidak tinggal diam dan masih berupaya untuk memberikan sebuah perlawanan, akan tetapi tekanan serangan sang tamu terbukti terlalu kuat bagi Gli Azzurri.
Dalam rentang waktu satu menit, monster gol Norwegia, Erling Haaland, berhasil merobek gawang Italia dengan dua gol yang jelas mengunci nasib kedua kubu tersebut.
- 78’: Umpan silang Oscar Bobb dari sisi kiri kotak penalti dituntaskan dengan matang oleh tendangan voli Haaland.
- 79’: Tanpa memberi waktu bagi Italia untuk mengambil nafasnya, Haaland kembali menjebol gawang Gli Azzurri. Kali ini, ia disajikan sebuah umpan manis oleh Morten Thorsby. Dengan penyelesaian yang cerdik, Haaland berhasil memandu bola melewati Donnarumma.
Norwegia kini bermain dengan penuh percaya diri, selagi para pendukung mereka merayakan keunggulan negara kesayangannya. Disisi lain, dominasi Italia telah lenyap dan Gli Azzurri mendekati penghujung pertandingan dengan perasaan tegang.
Momen penutupan laga ini dikuasai oleh Norwegia dan dalam menit-menit terakhir, sang tamu menutup pesta mereka dengan sebuah gol manis.
- 90+3’: Tidak lama setelah bergabung dari bangku cadangan, Jorgen Strand Larsen langsung memberikan dampak dan menggoyangkan gawang Italia dengan penyelesaian penuh akurasi.

Sebuah laga yang dipenuhi oleh perayaan bagi Norwegia, tetapi untuk kesekian kalinya merupakan malam pahit untuk Italia.
Untuk pertama kalinya sejak 1998 lalu, Norwegia akan kembali bermain di panggung Piala Dunia. Berkat kemenangan tersebut, Norwegia mengakhiri babak kualifikasi ini sebagai juara grup I dengan rekor sempurna: 24 poin usai memenangkan seluruh delapan pertandingannya.
Erling Haaland, mesin gol Norwegia yang memiliki peran besar dalam seluruh perjalanan negaranya, tidak menyembunyikan rasa senangnya usai pertandingan.
“Saya senang, tapi lebih lega. Ada banyak tekanan dan sebagainya, dan saya merasakannya. Tapi ini menyenangkan.” ucap Haaland saat berbicara dengan TV 2.
Haaland, yang selama ini menunjukkan ketajaman mematikan di lini depan, kini memimpin klasemen top skorer babak kualifikasi Eropa dengan 16 gol.
Disisi lain, hasil ini menjadi kenyataan pahit bagi Italia dan kembali membawa ingatan buruk. Italia sebelumnya gagal lolos menuju ajang Piala Dunia 2018 dan 2022, sebuah kegagalan yang sangat memalukan mengingat status legendaris Gli Azzurri.
Italia masih memiliki harapan melalui babak play-off, namun tentunya Gli Azzurri tidak bisa tenang, mengingat bahwa sebelumnya, mereka juga gagal melaju menuju ajang 2022 melalui play-off. (VT)
Hasil Lainnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
- Grup I: Israel 4-1 Moldova
Klasemen Akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
| Pos | Tim – Grup I | Poin |
| 1 | Norwegia (Lolos) | 24 |
| 2 | Italia (Play-Offs) | 18 |
| 3 | Israel (Gugur) | 12 |
| 4 | Estonia (Gugur) | 4 |
| 5 | Moldova (Gugur) | 1 |
Baca juga :





