Porto, Portugal – FC Porto mengamankan kemenangan krusial 3-1 atas Estrela da Amadora di Estadio do Dragao pada matchday ke-14 Liga Portugal.
Kemenangan keenam berturut-turut ini sangat penting bagi The Dragons (julukan Porto) untuk merespons kemenangan rival mereka, Sporting dan Benfica, serta menjaga keunggulan lima poin di puncak klasemen.
Meskipun sempat dikejutkan oleh gol penyama kedudukan tim tamu, Porto menunjukkan karakter juang dengan segera membalas melalui Francisco Moura dan gol bunuh diri yang memastikan tiga poin vital.
Penalti Samu & Tekanan Awal
Pelatih Francesco Farioli melakukan rotasi cerdas dengan memasukkan Alberto Costa dan Alan Varela. Strategi ini langsung membuahkan hasil, dengan Porto langsung tampil mendominasi dan agresif sejak menit awal.
- Penalti Pembuka (15′): Dominasi Porto terbayar ketika Alberto Costa dilanggar di kotak penalti setelah menerima umpan panjang dari Varela. Samu Aghehowa yang tengah on fire (gol keempatnya dalam tiga laga) sukses mengeksekusi penalti, membawa Porto unggul 1-0.
- Tempo Melambat: Setelah gol pertama, ritme permainan sedikit melambat, namun Porto tetap mengontrol jalannya laga sambil membatasi peluang Estrela.
Respon Kilat Hentikan Kejutan
Sayangnya, babak kedua dimulai dengan kabar buruk. Bek Jan Bednarek menerima kartu kuning kelima yang akan membuatnya absen di laga berikutnya, dan yang lebih buruk, Estrela berhasil menyamakan kedudukan.
Pada saat laga memasuki satu jam, Estadio do Dragao terkejut. Estrela da Amadora berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat.

- Gol Balasan (60′): Abraham Marcus, mantan pemain Porto, melepaskan sundulan keras dan indah yang membuat kiper Porto tak berdaya. Skor berubah menjadi 1-1, menimbulkan tekanan besar bagi The Dragons.
Namun, mental tim juara berbicara. Porto hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk memulihkan keunggulan mereka, menunjukkan reaksi yang dipuji oleh Farioli.
- Gol Penentu (63′): Dari situasi sepak pojok yang kacau, bola liar jatuh ke kaki Francisco Moura. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan keras jarak dekat yang menghujam jaring, mengubah skor menjadi 2-1 dan mengembalikan ketenangan.
- Gol Bunuh Diri Penutup (73′): Keunggulan diperlebar sebuah gol bunuh diri dicetak oleh Luan Patrick (Estrela da Amadora) yang tidak beruntung. Dia berusaha menghalau bola crossing ke arah gawangnya, namun malah memasukan bola ke sudut kanan bawah gawangnya sendiri. Skor 3-1 memastikan Porto mengunci kemenangan.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Pelatih Porto, Francesco Farioli memuji pendekatan para pemainnya, meskipun menyesali kebobolan gol yang merusak clean sheet.
“Pertandingan berjalan sangat baik. Saya melihat hal-hal yang sangat positif, penampilan individu maupun kolektif yang hebat. Para pemain pantas mendapatkannya malam ini karena mereka mendekati permainan dengan sangat baik, dengan banyak gairah dan energi,” ujar Farioli dikutip dari Situs Resmi FC Porto.
Hasil ini menegaskan rekor luar biasa Porto di Liga Portugal dengan 13 kemenangan, dan 1 hasil imbang dari 14 laga.
Sekarang, The Dragons tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Fokus tim telah beralih sepenuhnya ke ajang babak 16 besar Piala Portugal yang akan mempertemukan mereka dengan FC Famalicao di Estadio do Dragao.
Hasil lainnya Liga Portugal :
- Tondela vs National: 1-3
- Braga vs Santa Clara: 1-0
Baca juga :





