Pisa, Italia – Como 1907 sukses mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026.
Bertandang ke markas Pisa di Cetilar Arena pada Selasa (06/01/26), tim asuhan Cesc Fabregas tampil klinis dengan skor telak 3–0.
Kemenangan ini diwarnai oleh aksi heroik kiper Jean Butez yang menggagalkan penalti lawan, serta ketajaman Anastasios Douvikas yang memborong dua gol.
Pertandingan pekan ke-19 ini menjadi panggung pembuktian efisiensi taktis I Lariani.
Meski sempat ditekan di awal babak kedua, Como berhasil membalikkan keadaan melalui gol pemecah kebuntuan dari Maximo Perrone, sebelum akhirnya Douvikas menutup perlawanan tuan rumah dengan performa memukau.
Duel Sengit Dua Kiper
Laga dimulai dengan intensitas tinggi di mana kedua tim saling jual beli serangan. Pisa yang bermain di depan pendukung sendiri tampil lebih mengancam melalui pergerakan Matteo Tramoni dan M’Bala Nzola.
Namun, lini pertahanan Como yang dipimpin oleh Jean Butez tampil sangat disiplin. Butez dipaksa bekerja ekstra keras sejak menit awal dengan menggagalkan peluang emas Simone Canestrelli.
Di sisi lain, Como tidak tinggal diam. Nico Paz dan Oliver Kühn beberapa kali menguji ketangguhan kiper Pisa, Adrian Šemper, namun skor kacamata tetap bertahan hingga wasit meniup peluit turun minum.
Sihir Perrone & Ketajaman Douvikas
Memasuki babak kedua, Pisa sempat memegang kendali permainan. Mereka nyaris unggul andai Butez tidak melakukan dua penyelamatan gemilang dari jarak dekat untuk mementahkan peluang Gabriele Piccinini.
Di saat momentum tampak berpihak pada tuan rumah, Como justru melancarkan serangan balik mematikan.
- Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-69 melalui Maximo Perrone. Gelandang asal Argentina tersebut baru saja masuk ke lapangan, sebelum menyambar bola liar hasil umpan Maxence Caqueret dengan tendangan rendah yang tak mampu dijangkau Šemper.
- Hanya berselang delapan menit, Como menggandakan keunggulan. Anastasios Douvikas menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti dengan mengejar umpan terobosan akurat, dan menceploskan bola ke pojok bawah gawang.

Drama sesungguhnya terjadi menjelang akhir waktu normal. Pisa mendapatkan hadiah penalti setelah Maxence Caqueret dianggap melakukan pelanggaran di area terlarang.
- M’Bala Nzola maju sebagai eksekutor, namun Jean Butez kembali menunjukkan kelasnya.
- Kiper asal Prancis itu melompat dengan sempurna ke arah kiri untuk menepis tendangan penalti Nzola, menjaga gawangnya tetap suci sekaligus meruntuhkan mentalitas pemain Pisa.
- Como kemudian menutup pesta kemenangan di masa injury time melalui penalti Anastasios Douvikas, setelah sang striker dilanggar di kotak penalti.
Gol tersebut membuat penyerang asal Yunani itu kini telah mengoleksi 11 gol di Serie A musim ini. Selain itu, Kiper Jean Butez juga mencatatkan clean sheet kesembilan musim ini (ketiga secara beruntun).
Kemenangan impresif ini menegaskan posisi Como 1907 sebagai tim yang patut diperhitungkan, dalam persaingan papan atas Serie A musim ini di bawah arahan Cesc Fabregas.
Kedisiplinan Butez di bawah mistar dan ketenangan Douvikas dalam memanfaatkan peluang, menjadi kunci stabilitas tim saat ini.
Dengan modal tiga kemenangan beruntun, Como kini menatap laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi untuk terus merangkak naik di klasemen Serie A. (*)
Baca juga :





