Barcelos, Portugal – Estadio Cidade de Barcelos menjadi saksi kebangkitan mental juara Benfica. Dalam laga Selasa (03/03/26) dinihari, As Aguias membungkam Gil Vicente 2-1 lewat gol spektakuler Andreas Schjelderup.
Bukan sekadar tiga poin, hasil ini adalah proklamasi bagi Jose Mourinho bahwa timnya telah menemukan identitas pertahanan yang kuat, sekaligus ketajaman mematikan tepat sebelum laga hidup-mati kontra Porto pekan depan.
Kemenangan ini menandai rekor empat kemenangan beruntun pertama Benfica musim ini, sekaligus memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dengan Sporting di posisi kedua.
Taktik Bertahan & Serangan Mematikan
Gil Vicente memulai laga dengan intensitas tinggi, yang sempat membuat lini belakang Benfica ketar-ketir. Namun, di bawah komando Jose Mourinho, Benfica musim ini tampil lebih tenang dalam “menelan” badai serangan.
- Setelah melewati 20 menit pertama yang mencekam, Benfica mulai mendikte permainan.
- Hasilnya, Vangelis Pavlidis muncul sebagai pahlawan udara di menit ke-35 setelah memanfaatkan assist Antonio Silva, dan membuat suporter tuan rumah terdiam saat bola sundulannya menggetarkan jala gawang.
- Memasuki babak kedua, Gil Vicente kembali mengambil inisiatif. Hector Hernandez sempat membuat publik Barcelos bersorak lewat golnya yang menyamakan kedudukan 1-1.
Namun, di sinilah perbedaan kualitas berbicara. Benfica tidak panik; mereka justru bermain lebih terbuka dan menunggu momen magis dari talenta muda mereka.
Andreas Schjelderup menjadi buah bibir usai laga. Melakukan dribble melewati bek lawan dan menembak dengan kaki terlemahnya ke arah “atap” gawang, dan mengubah skor menjadi 2-1 hingga akhir laga.
Bagi sang Pelatih Benfica, Jose Mourinho, gol itu hanyalah bonus dari perubahan etos kerja sang pemain.
“Meskipun dia bukan pemain dengan atribut bertahan, dia sudah berkembang pesat dalam hal permainan bertahan dari sudut pandang taktis. Dan seorang pemain akan selalu merasa lebih percaya diri ketika mereka menyadari bahwa pelatih menyukai dan mempercayai mereka,” ungkap Mourinho usai laga dikutip dari Portugoal.
Transformasi Schjelderup dari sekadar pemain kreatif menjadi pemain yang mau “kotor” membantu pertahanan, adalah kunci mengapa Benfica kini tampil lebih seimbang.
epercayaan diri yang diberikan Mourinho dibayar tuntas, dengan aksi individu yang menjamin tiga poin dibawa pulang ke Lisbon.
Dengan kemenangan ini, panggung sudah tertata rapi untuk laga terbesar musim ini. Minggu depan, pemimpin klasemen Porto akan bertandang ke Estadio da Luz.
Selisih tujuh poin saat ini bisa terpangkas menjadi empat, jika strategi Mourinho kembali jitu. (*)
Hasil Lainnya Liga Portugal :
- Casa Pia AC vs Moreirense : 1-1
- Rio Ave vs Famalicao: 0-0
Baca juga :





