Stuttgart, Jerman – MHP Arena tidak pernah terasa sedingin ini, saat Maximilian Eggestein membungkam ribuan suporter tuan rumah di pertengahan babak pertama.
Namun, di kota yang dikenal dengan gairah otomotifnya, VfB Stuttgart membuktikan bahwa mesin mereka tidak akan mati sebelum garis finis benar-benar terlewati, bahkan jika itu harus menunggu hingga detik terakhir babak perpanjangan waktu.
Juara bertahan VfB Stuttgart sukses melangkah ke babak final DFB Pokal 2025/2026 secara dramatis, setelah menumbangkan SC Freiburg dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung di MHP Arena.
Kemenangan ini diraih melalui perjuangan ekstra keras, setelah Stuttgart sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.
Dukungan penuh dari tribun yang sold-out menjadi energi tambahan bagi Die Schwaben, untuk membalikkan keadaan dan mengamankan posisi di final untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Kebuntuan & Momen Kebangkitan
Laga dimulai dengan tensi tinggi dan duel fisik yang sangat ketat. Stuttgart awalnya kesulitan membangun ritme permainan karena pressing ketat dari Freiburg.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-28 saat Maximilian Eggestein berhasil memanfaatkan bola pantul dari Matthias Ginter pasca sepak pojok, membawa Freiburg unggul 1-0.
Anak asuh Sebastian Hoeneb baru mulai menemukan celah di akhir babak pertama, namun penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

- Memasuki babak kedua, Stuttgart tampil jauh lebih agresif. Setelah beberapa peluang kandas, gemuruh pecah di menit ke-70.
- Melalui skema serangan balik cepat, pemain pengganti Bilal El Khannouss memberikan umpan presisi yang diselesaikan dengan tenang oleh Deniz Undav ke pojok gawang.
- Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir meski kiper Freiburg, Florian Muller, tampil heroik menepis berbagai ancaman.
Laga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu setelah skor imbang tak berubah di 90 menit awal. Kesabaran Stuttgart akhirnya terbayar tuntas di penghujung laga.
Pada menit ke-120, Badredine Bouanani melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Freiburg yang langsung disambar oleh Tiago Tomas.
Sontekan pelannya menggetarkan jala gawang lawan, dan memastikan kemenangan 2-1 bagi sang juara bertahan. Hasil ini memastikan pasukan Sebastian Hoeneb, akan menantang Bayern Munich di partai puncak.
Stuttgart tidak hanya memenangkan pertandingan sepakbola, mereka memenangkan pertempuran mental yang menguras emosi.
Keberhasilan mencapai final dua tahun berturut-turut, adalah bukti bahwa semangat sang juara bertahan belum padam. (*)
Baca juga :





