Dortmund, Jerman – Borussia Dortmund menutup laga kandang terakhir mereka musim 2025/2026 dengan aksi comeback emosional saat menumbangkan Eintracht Frankfurt 3-2 di Signal Iduna Park, Sabtu (09/05/26) dinihari.
Meski sempat dikejutkan oleh gol kilat tim tamu di menit awal, skuat asuhan Dortmund berhasil bangkit melalui gol-gol dari Serhou Guirassy, Nico Schlotterbeck, dan gol perdana Samuele Inacio.
Kemenangan di hadapan 81.365 penonton yang memadati stadion ini, secara resmi mengunci posisi runner-up Bundesliga bagi Dortmund dengan satu pertandingan tersisa, sekaligus memberikan kado perpisahan manis bagi para suporter setianya musim ini.
Kebangkitan Sebelum Jeda
Laga baru berjalan 78 detik ketika atmosfer stadion sempat membeku. Mantan pemain BVB, Mo Dahoud, memberikan umpan matang kepada Can Uzun yang tanpa kawalan melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang Gregor Kobel.
Gol tercepat musim ini tersebut sempat membuat permainan Dortmund tampak statis, dan kesulitan menemukan ritme di awal babak pertama. Namun, mentalitas baja ditunjukkan tuan rumah menjelang turun minum.

- Diawali pergerakan cerdik Julian Brandt, Serhou Guirassy berhasil menyontek umpan silang Julian Ryerson pada menit ke-42.
- Tak berhenti di situ, sesaat sebelum babak pertama usai, Nico Schlotterbeck merangsek maju untuk menyambar umpan Maxi Beier, membalikkan keadaan menjadi 2-1 dalam sekejap mata.
- Babak kedua menjadi panggung bagi talenta muda Italia, Samuele Inacio. Pemain berusia 18 tahun tersebut mencetak gol perdananya di Bundesliga pada menit ke-72.
- Memanfaatkan umpan tarik Maxi Beier dari garis gawang, Inacio melakukan lari dengan timing sempurna untuk merobek gawang Zetterer dan membawa Dortmund menjauh dengan skor 3-1.
Meskipun Eintracht Frankfurt sempat memperkecil ketertinggalan melalui Jonathan Burkardt di menit ke-87, Dortmund tetap tenang menjaga pertahanan mereka hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini memastikan Dortmund tetap berada di peringkat kedua klasemen, tak terkejar oleh para pesaingnya di bawah.
Dengan hasil ini, laga pamungkas melawan Werder Bremen di Weserstadion, tidak akan lagi memengaruhi posisi Dortmund di klasemen.
Perayaan di Signal Iduna Park menjadi bukti bahwa meskipun musim penuh tantangan, Dortmund tetap mampu menunjukkan dominasi di papan atas Jerman. Sang runner-up telah menuntaskan tugasnya di rumah dengan kepala tegak. (*)
Baca juga :





