Pemuda 22 Tahun Merampas Senyum Son Heung Min, Korsel vs Afrika Selatan 0-1!

World Cup 2026: Gol Tunggal Maseko Mengubah Laga, Nasib Taegeuk Warriors Diujung Tanduk

Monterrey, Meksiko — Tim nasional Afrika Selatan sukses mengukir sejarah baru, setelah memastikan tiket kelolosan ke babak gugur Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Bertanding pada laga krusial Grup A di Stadion Monterrey, skuad berjuluk Bafana Bafana tersebut berhasil menundukkan perlawanan energik Korea Selatan dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan Afrika Selatan dilesakkan oleh pemain sayap berusia 22 tahun, Thapelo Maseko, setelah memanfaatkan umpan matang Teshpang Moremi.

Tembok Kokoh & Sengatan Kilat Maseko

Sejak sepak mula bergulir di Monterrey, Afrika Selatan yang bermain di hadapan mayoritas suporter Korea justru mampu mengawali laga dengan determinasi yang lebih rapi.

Pemain sayap Thapelo Maseko langsung menebar ancaman lewat skema serangan balik cepat, walau pergerakannya berhasil dipotong di saat-saat terakhir oleh bek Korea, Lee Gihyuk.

Ketangguhan lini depan Bafana Bafana kembali diuji oleh penampilan gemilang kiper Korea Selatan, Kim Seunggyu, yang sukses menepis tembakan roket yang dilepaskan oleh Thalente Mbatha dari luar kotak penalti.

Melihat lini serangnya buntu, Pelatih Korea Selatan, Hong Myungbo melakukan perjudian taktis yang berani tepat setelah turun minum.

  • Hong Myungbo langsung memasukkan tiga pemain baru sekaligus, termasuk sang jimat utama Son Heungmin, demi meningkatkan daya gedor dan memburu gol pembuka.
  • Namun, di saat Ksatria Taegeuk asyik menekan dan mengurung pertahanan lawan, sebuah skema serangan balik yang berbalik arah dari jalannya permainan justru menjadi petaka bagi mereka.
Afrika Selatan vs Korea Selatan – Foto: Dok. FIFA
  • Pemain pengganti Afrika Selatan, Teshpang Moremi, bergerak lincah di sisi sayap kiri, mengecoh pemain bertahan Korea, lalu mengirimkan umpan silang mendatar yang deras ke depan kotak penalti.
  • Thapelo Maseko dengan cerdik mengontrol bola ke arah dalam menuju kaki kirinya dan melepaskan tembakan akurat yang bersarang telak di tiang dekat gawang. Skor 1-0 itu bertahan hingga laga usai.

Gol krusial pada menit ke-63 ini resmi menobatkan Thapelo Maseko sebagai pencetak gol termuda kedua bagi Afrika Selatan. di sepanjang sejarah ajang FIFA World Cup pada usia 22 tahun dan 225 hari.

“Para pemain sudah memberikan semua yang mereka miliki, tetapi sangat mengecewakan karena kami harus kebobolan gol pembuka terlebih dahulu. Terkait hasil ini, tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan saya sebagai kepala pelatih,” tutur Pelatih Korea Selatan, Hong Myung Bo, dikutip dari FIFA.

Di sisi lain, Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos menggambarkan pencapaian historis ini sebagai buah dari ikatan persahabatan yang kokoh di dalam tim.

“Sangat sulit untuk menjelaskan bagaimana rasanya ini. Setelah mencetak gol, itu adalah 20 menit dengan detak jantung yang sangat tinggi. Apa yang kami lakukan dalam lima tahun terakhir ini sungguh luar biasa, kami bukan lagi sekadar pelatih dan pemain, kami telah menjadi teman,” ungkap Hugo Broos dengan penuh emosional.

Hasil ini mengunci posisi Afrika Selatan sebagai runner-up Grup A, dan membawa mereka melenggang ke Los Angeles untuk menghadapi Kanada, sekaligus melempar nasib Korea Selatan ke ujung tanduk, yang kini harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain. (*)

Klasemen Akhir Piala Dunia 2026 :

Pos Tim – Grup A Poin
1 Meksiko 9
2 Afrika Selatan 4
3 Korea Selatan 3
4 Czechia 1

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *