London, Inggris – Sebagai bagian dari ronde ketiga Piala FA, yang digelar pada Minggu (11/01/26), London menjadi panggung bagi dua pertandingan yang berakhir dengan hasil yang sangat berbeda.
Di stadion The Valley, dua klub asal ibukota, Charlton Athletic dan Chelsea, bertarung dalam sebuah laga yang berjalan dengan miring.
The Blues jelas merupakan pihak yang jauh lebih kuat, usai membantai tuan rumah dengan skor telak 5-1.
Sementara itu di sisi utara London, Tottenham Hotspur ditantang oleh kuda hitam Premier League, Aston Villa.
Pertemuan ini berjalan dengan lebih ketat, dan bagi Spurs, berakhir pahit setelah mereka ditekuk 2-1 oleh The Villans.
Charlton Athletic 1-5 Chelsea

Pertemuan ini menandai pertama kalinya Chelsea bermain dibawah pimpinan Liam Rosenior, yang berhijrah dari Strasbourg untuk menggantikan Enzo Maresca sebagai pelatih The Blues.
Chelsea, yang tampil di hadapan bos baru mereka, langsung membuka laga dengan tempo ganas. Sepanjang jalan pertandingan, para pendatang menikmati masa dominasi total dan menghabiskan sebagian besar waktunya di sisi lapangan Charlton.
Namun, meskipun memiliki jumlah serangan yang berlimpah, Chelsea baru memecahkan kebuntuan skor pada penghujung babak pertama.
- 45+4’: Keunggulan pertama Chelsea datang dari Jorrel Hato, yang merobek gawang tuan rumah dengan sebuah tendangan roket dari ruang bebas di dalam kotak penalti.
Charlton sempat membuka babak kedua dengan momen penuh kehidupan, akan tetapi, api pertarungan sang tuan rumah langsung dipadamkan oleh The Blues, yang memberikan tanggapan tegas di papan skor.
- 50’: Tidak lama setelah jeda pergantian babak, keunggulan Chelsea digandakan oleh Tosin Adarabioyo, yang menuntaskan tendangan sudut Facundo Buonanotte dengan sebuah sundulan matang.
- 57’: Charlton sempat menipiskan jaraknya dengan tim tamu ketika sundulan Lloyd Jones, yang awalnya ditangkis oleh kiper Filip Jorgensen, dituntaskan oleh cobaan kedua dari mantan pemain akademi Chelsea, Miles Leaburn.
- 62’: Tanggapan Chelsea datang tidak lama kemudian, ketika Marc Guiu menyambar bola muntah dari kiper Will Mannion dan kembali melebarkan jarak skor kedua tim.
Kekuasaan Chelsea dalam tempo permainan menjadi semakin kuat ketika Estevao, Enzo Fernandez, dan Liam Delap bergabung dari bangku cadangan.
Kini, kehadiran Chelsea di tengah lapangan menjadi semakin besar, dan lantas, Charlton menghabiskan sisa waktu pertandingan terkapar di bawah hujan serangan The Blues.
Sayangnya bagi pihak tuan rumah, penderitaan mereka masih belum selesai pada masa waktu tambahan. Dalam menit-menit terakhir pertandingan, Chelsea memiliki kesempatan untuk menutup kunjungannya dengan dua gol tambahan yang menghancurkan harga diri Charlton.
- 90+1’: Pedro Neto, yang memiliki ruang luas di bagian kiri kotak penalti, berhasil mengecoh lawannya dan sukses menemukan jaring gawang melalui celah yang cukup sempit.
- 90+4’: Chelsea menutup pestanya dengan sebuah tendangan dari titik putih, yang diberikan setelah Mannion menjatuhkan Estevao.
- Enzo Fernandez, yang maju sebagai algojo penalti, tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk mengukir namanya di papan skor.
Sebuah penampilan dominan yang juga menjadi kesan awal sempurna dari Liam Rosenior kepada para pendukung setia The Blues. Kemenangan tersebut jelas mengantar Chelsea menuju ronde keempat, dan kini, mereka hanya perlu menunggu identitas lawannya dalam laga mendatang.
Dilansir dari situs resmi Chelsea, dalam wawancara pasca pertandingan, Rosenior mengambil kesempatan untuk memuji penampilan tim asuhannya dan menyampaikan kepercayaannya kepada para pemain.
“Saya percaya pada kelompok ini. Saya percaya pada mereka semua. Dan jika kita ingin menjalani musim yang benar-benar kuat, kita perlu menggunakan (semua pemain).” ucap Rosenior.
“Saya perlu menaruh kepercayaan pada mereka, dan mereka membalas kepercayaan saya hari ini. Dan mereka telah memberi saya alasan nyata untuk optimisme tentang masa depan.”
Kemenangan ini menjadi pemanasan sempurna bagi Chelsea dan Rosenior, yang setelah ini akan menghadapi Arsenal di Derby London, dalam leg pertama di babak semifinal Piala EFL.
Tottenham Hotspur 1-2 Aston Villa

Nasib Tottenham Hotspur saat menerima kedatangan Aston Villa sayangnya tidak semanis rekan sekotanya.
Kedua tim tersebut terakhir kali bertemu di panggung Premier League pada Oktober lalu, dan lagi-lagi, Spurs ditumbangkan dengan skor sama persis, 2-1.
Babak pertama pertemuan ini dikuasai oleh Villa, yang membuka pertandingan dengan ritme penuh ketenangan.
Sang tuan rumah sendiri secara perlahan mulai menemukan momentumnya, akan tetapi, mereka tidak mampu menghentikan keran gol The Villans, yang memasuki jeda turun minum dengan keunggulan 2-0.
- Gol pertama Villa berbuah dari Emi Buendia, yang menghantam atap gawang Spurs usai dibantu oleh umpan matang Donyell Malen. (22’)
Spurs sempat melepaskan nafas lega ketika Randal Kolo Muani menggetarkan gawang sang tamu pada menit ke-41. Sayangnya, gol tersebut langsung dianulir setelah bendera offside dikibarkan.
- Tim tuan rumah menggigit jari mereka ketika tidak lama kemudian, Villa menggandakan keunggulannya. Malen dan Buendia, para pemeran dalam gol sebelumnya, memberi bantuan kepada Morgan Rogers, yang menuntaskan kerja sama tersebut dengan sebuah tendangan datar jitu. (45+3’)
Setelah jeda pergantian babak, The Villans langsung melanjutkan pertandingan dengan tempo tinggi. Namun, Spurs masih belum patah semangat dan menanggapi para pendatang dengan serangan tegas.
- Beberapa menit setelah kick off babak kedua, Spurs berhasil menipiskan selisih skor. Usai mencuri bola dari Lamare Bogarde, Kolo Muani menerjang lini belakang Villa dan kemudian mengirim sebuah umpan kepada Wilson Odobert.
- Tanpa ragu, Odobert langsung melepaskan tembakan penuh presisi yang melintas melewati jangkauan Marco Bizot dan sukses menemukan sudut gawang Villa. (54’)
Gol tersebut memberi sebuah harapan kecil kepada pihak tuan rumah. Namun sayangnya, sepanjang sisa pertandingan Spurs tidak mampu merobohkan tembok Villa, meskipun kini memiliki kehadiran besar di tengah lapangan.
Nasib Spurs dipahitkan ketika sang wasit kembali menganulir gol keduanya pada penghujung pertandingan, lagi-lagi dengan alasan offside.
Lantas, pada akhirnya, laga ini ditutup tanpa gol tambahan dan dengan perkelahian antara para pemain dari kedua kubu, setelah pemain Villa, Ollie Watkins, dianggap telah memprovokasi tim tuan rumah dengan selebrasinya di akhir laga.
Sebuah malam memalukan bagi Spurs, yang kini hanya memiliki dua kemenangan dalam 13 pertandingan terakhirnya, di seluruh kompetisi.
Namun untuk Villa, kemenangan ini adalah langkah manis terbaru dalam sebuah musim yang selama ini berjalan dengan sangat positif.
“Sangat, sangat bahagia untuk 9.000 orang yang bersama kami di sini, untuk para pendukung kami di Birmingham dan seluruh dunia, dan karena kami terus melaju di kompetisi ini dan karena kami dapat menambah pengalaman lain, baik secara individu maupun kolektif hari ini.” ujar pelatih Aston Villa, Unai Emery, yang mengucapkan terima kasihnya kepada para suporter dalam wawancaranya dengan VillaTV.
Selanjutnya, Villa berniat untuk melanjutkan momentum emasnya di Premier League dengan sebuah kunjungan menuju markas Everton. (VT)
Hasil Lainnya Piala FA :
- Stoke City 1-0 Coventry City
- Boreham Wood 0-5 Burton Albion
- Grimsby Town 3-2 Weston-super-Mare
- Cambridge United 2-3 Birmingham City
- Bristol City 5-1 Watford
Baca juga :





