London Barat Milik Putih! Rekor Fulham Tak Terkalahkan di 6 Laga, Permalukan Chelsea

Liga Inggris: Cucurella 'Mandikan' The Blues Lebih Awal, Fulham Menang 2-1 Lewat Gol Telat Harry Wilson

London, Inggris Fulham sukses mengukuhkan dominasi mereka di London Barat setelah menumbangkan sang rival, Chelsea, dengan skor tipis 2-1 di Craven Cottage pada Kamis (08/01/26) dinihari.

Dalam laga bertajuk Derby SW6 yang penuh drama tersebut, Harry Wilson muncul sebagai sosok protagonis dengan mencetak gol kemenangan, sembilan menit sebelum laga usai.

Hasil itu sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Fulham, menjadi enam pertandingan beruntun di Premier League.

Pertandingan ini diwarnai oleh kartu merah bek Chelsea, Marc Cucurella, pada babak pertama yang mengubah peta kekuatan di lapangan.

Meski bermain dengan 10 orang, Chelsea sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol penyama kedudukan Liam Delap, sebelum akhirnya penyelesaian klinis Harry Wilson memastikan tiga poin penuh tetap bertahan di markas The Cottagers.

Kartu Merah & Dominasi Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Fulham langsung tampil menekan. Harry Wilson sudah menguji ketangguhan Robert Sanchez saat laga baru berjalan 90 detik.

  • Namun, momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan terjadi pada menit ke-22.
  • Berawal dari tendangan jauh Bernd Leno, Harry Wilson berhasil lolos dari jebakan offside dan melesat sendirian. Marc Cucurella yang menjadi orang terakhir di lini pertahanan terpaksa menjatuhkan Wilson.
  • Tanpa ampun, wasit Peter Bankes langsung mengeluarkan kartu merah untuk pemain asal Spanyol tersebut. Chelsea pun terpaksa bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 65 menit sisa laga.

Fulham sempat mencetak gol di masa injury time babak pertama lewat Wilson, namun VAR menganulir gol tersebut karena Raul Jimenez dianggap berada dalam posisi offside tipis dalam proses terjadinya gol.

Jual Beli Serangan

Memasuki babak kedua, pelatih Marco Silva menginstruksikan timnya untuk tampil lebih agresif guna memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Hasilnya terlihat pada menit ke-55 melalui skema serangan yang rapi.

Fulham vs Chelsea – Foto: Dok. Fulham
  • Gol Pemecah Kebuntuan: Sander Berge, yang tampil luar biasa sepanjang laga, mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Chelsea. Raul Jimenez menyambutnya dengan sundulan bertenaga yang bersarang telak di pojok bawah gawang Robert Sanchez.
  • Perlawanan Chelsea: Meski kalah jumlah pemain, Chelsea tetap berbahaya lewat serangan balik. Bernd Leno dipaksa melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis peluang emas Liam Delap dan Cole Palmer.
  • Gol Penyeimbang: Tekanan bertubi-tubi Chelsea membuahkan hasil lewat situasi sepak pojok. Bola yang membentur tiang gawang setelah defleksi Antonee Robinson langsung disambar oleh Liam Delap untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Harry Wilson kembali menunjukkan performa panasnya.

Pada menit ke-81, berawal dari bola muntah hasil tepisan Sanchez terhadap tendangan Emile Smith Rowe, Wilson melakukan kontrol bola yang memukau untuk melewati lawan.

Ia kemudian melepaskan tembakan mendatar dengan kaki kanannya yang sedikit berbelok arah setelah mengenai Reece James dan meluncur ke sudut gawang.

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memicu perayaan meriah di tribun Craven Cottage.

Manajer Fulham, Marco Silva mempersembahkan kemenangan ini untuk para penggemar setia.

“Melawan 10 orang membuat pertandingan jadi berbeda, tetapi saya rasa pada akhirnya kami layak mendapatkan tiga poin. Ini kemenangan besar bagi klub ini,” ujarnya usai laga dikutip dari Situs Resmi Fulham.

Sementara itu, kubu Chelsea yang dipimpin Pelatih Interim, Calum McFarlane menyesali kartu merah Cucurella yang dianggap merusak rencana permainan.

“Semangat juang tinggi ditunjukkan, namun bermain dengan 10 orang di markas Fulham tidak pernah mudah,” tulis laporan resmi klub.

Kemenangan ini membawa Fulham semakin kokoh di papan tengah dengan tren positif yang terus menanjak.

Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Liam Rosenior, yang akan mulai melatih skuad secara resmi menjelang laga putaran ketiga FA Cup melawan Charlton Athletic.

Derby London Barat kali ini membuktikan bahwa strategi matang dan konsistensi pemain kunci seperti Harry Wilson, mampu meruntuhkan ambisi tim tamu. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *