Dua Kali Dianulir, Kali Ketiga AC Milan Pesta, Cremonese Bikin Kejutan di Laga Dramatis!

Keajaiban Cremonese 3-2 Kontra Sassuolo, dan Kebangkitan Milan: Drama Laga Kedua Serie A

Lecce, Italia — Akhir pekan ini, Serie A musim 2025/2026 kembali menyajikan drama yang memukau. Setelah kekalahan di laga pembuka, AC Milan berhasil bangkit.

Di pertandingan lain, tim promosi Cremonese melanjutkan performa mengejutkan mereka dengan kemenangan dramatis, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim ‘numpang lewat’ di kasta tertinggi.

Pada laga AC Milan kontra Lecce, pasukan I Rossoneri berhasil mengklaim kemenangan 2-0.

Dalam babak pertama kedua kubu saling tampil dengan cukup seimbang. I Rossoneri, yang memiliki determinasi tinggi untuk meraih kemenangan pertama mereka, telah mengancam Lecce sejak awal pertandingan.

Dua Kali Gol AC Milan Dianulir

AC Milan tampil dengan determinasi tinggi. Namun, dewi fortuna belum berpihak pada mereka di awal laga. Gol sundulan Matteo Gabbia pada menit ke-4 dianulir wasit, setelah tinjauan VAR menemukan adanya pelanggaran.

Lecce yang tak mau kalah, memberikan perlawanan sengit, membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Memasuki babak kedua, Milan mulai menaikkan tempo.

  • Kehadiran Luka Modric di lini tengah menjadi kunci. Ia berhasil menyuplai bola-bola penting kepada lini depan dan membuat permainan berkembang.
  • 60′ GOL Anulir (AC Milan): Perkembangan ini pun berbuah manis, ketika Santiago Gimenez berhasil menghantam gawang Lecce. Namun untuk kedua kalinya gol Milan lagi-lagi dianulir, dan kini akibat offside.
  • Dua kali gol dianulir tidak membuat Milan patah semangat. Sebaliknya, mereka tampil makin agresif. Enam menit kemudian, akhirnya gol yang ditunggu-tunggu pun datang.
  • 66′ GOL (AC Milan): Umpan silang Modric berhasil disundul dengan sempurna oleh Ruben Loftus-Cheek, memecah kebuntuan dan membawa Milan unggul 1-0.
  • Lecce berusaha membalas, namun pertahanan Milan yang dikawal kiper tangguh Mike Maignan tetap kokoh.
  • 86′ GOL (AC Milan): Empat menit jelang waktu normal habis, Christian Pulisic menggandakan skor dan memastikan kemenangan Milan dengan tembakan akurat dari kaki kirinya.

Skor akhir 2-0 untuk Milan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi pasukan I Rossoneri, usai kekalahan pahit mereka dalam laga pembukaan sebelumnya.

Selanjutnya dalam Serie A, Milan akan mengincar kemenangan kedua mereka dalam pertandingan, ketika menghadapi Bologna.

Cremonese vs. Sassuolo 3-2

Cremonese vs Sassuolo – Foto: Dok. Serie A

Di laga lainnya, Cremonese yang berstatus tim promosi, kembali mencuri perhatian setelah mengalahkan raksasa AC Milan di laga pembuka. Mereka melanjutkan tren positif dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Sassuolo.

Cremonese berhasil unggul 2-0 di babak pertama, berkat gol dari Filippo Terracciano (37′) dan Franco Vazquez (39′).

Namun, Sassuolo berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan usai turun minum, melalui gol Andrea Pinamonti (63′) dan penalti Domenico Berardi (73′).

Sassuolo diberikan hadiah penalti setelah Alberto Grass melanggar Alieu Fadera dalam kotak terlarang Cremonese.

Momen penalti ini sangat menarik, di mana Berardi berhasil menaklukkan kiper yang juga pemain timnas Indonesia, Emil Audero, dari titik putih.

Namun, drama tak berhenti di situ. Di menit 90+3′, Cremonese mendapat hadiah penalti,  setelah Alieu Fadera menjatuhkan Romano Floriani Mussolini di dalam kotak 12 pas.

Manuel De Luca yang ditunjuk sebagai eksekutor, tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Cremonese.

Dengan kejayaan atas salah satu raksasa sepakbola Italia dan kemenangan dramatis dalam pertandingan kedua mereka, awal musim Cremonese dalam Serie A saat ini berjalan dengan sempurna.

Namun halt itu membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah Cremonese mampu melanjutkan momentum positif ini ? Laga tandang ke markas Hellas Verona akan menjadi ujian berikutnya. (VT)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *