Barcelona, Spanyol – Villarreal mengklaim tiga poin penting di markas Espanyol, RCDE Stadium, dengan kemenangan solid 2-0 di Matchday 12 LaLiga.
Gol yang dicetak sang kapten, Gerard Moreno, dan rebound cepat Alberto Moleiro, memastikan The Yellow Submarine melompat ke posisi kedua klasemen, sekaligus membuktikan kebangkitan mentalitas pasca kekalahan sulit di Liga Champions.
Meskipun Espanyol sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan ancaman di awal laga, tim asuhan Marcelino Garcia Toral itu menunjukkan efisiensi klinis.
Kemenangan ini, yang diraih dengan delapan perubahan di starting XI, sekaligus menjadi respons kuat terhadap kritik dan keraguan.
Kepemilikan Espanyol, Keunggulan Villarreal
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari tuan rumah. Los Pericos (julukan Espanyol) tampak lebih tajam, menekan Villarreal, dan mencoba mendominasi tempo.
Namun, perbedaan kualitas dan ketajaman muncul menjelang jeda. Villarreal yang sempat kesulitan menemukan ritme akhirnya membuka skor di menit ke-42.

- Berawal dari backheel cerdik Santi Comesana, bola langsung disambar Gerard Moreno dengan tendangan first-time dari tepi kotak penalti, dan bersarang mulus di gawang Marko Dmitrovic (0-1).
- Gol ini terasa menyesakkan bagi Espanyol, yang secara permainan di babak pertama, terlihat lebih menjanjikan.
- Strategi Villarreal terbayar lunas di babak kedua melalui senjata andalan mereka, serangan balik cepat.
- Di menit ke-56, serangan balik kilat yang dipimpin oleh Tajon Buchanan di sayap kanan, memberikan umpan langsung kepada Alberto Moleiro.
- Tembakan pertama Moleiro berhasil ditepis Dmitrovic, namun gelandang itu dengan cepat menyambar bola rebound untuk mencetak gol kedua (0-2). Gol ini secara efektif menutup peluang Espanyol untuk bangkit.
- Bahkan Villarreal sempat nyaris menambah skor, melalui tembakan keras Comesana yang membentur tiang.
Meskipun Espanyol terus mencoba, pertahanan solid Villarreal yang dipimpin kiper Luiz Junior di menit akhir tidak tergoyahkan.
Kiper asal Brasil itu mencatatkan beberapa penyelamatan gemilang, termasuk menepis upaya dari Kike Garcia dan Tyrhys Dolan, memastikan clean sheet.
Kunci kemenangan ini, menurut Pelatih Villarreal, Marcelino, adalah mentalitas. Ia secara khusus menyoroti bagaimana timnya berhasil mengubah kekalahan Liga Champions melawan Pafos menjadi sebuah pelajaran.
“Hari ini kami melihat mentalitas para pemain. Kami berhasil bangkit. Kami telah mengubah pertandingan Pafos menjadi sebuah anekdot. Tim menerapkan pelajaran itu dengan jelas, dengan hasil yang bahkan bisa lebih besar,” ujar Marcelino dikutip dari Situs Resmi Villarreal.

Marcelino juga memuji performa tim secara keseluruhan, yang kini berhasil menduduki peringkat kedua LaLiga.
Bagi Espanyol, hasil 0-2 ini terasa pahit. Seperti yang diakui dari sudut pandang internal klub, tim asuhan Manolo Gonzalez tampil lebih baik dan menciptakan peluang yang cukup.
Namun, yang mereka butuhkan adalah ketegasan dalam penyelesaian akhir. Kekalahan ini menggarisbawahi pentingnya efisiensi dalam sepakbola.
Villarreal berhasil mencetak gol pada momen yang tepat, membuktikan bahwa momentum positif sedang berada di pihak The Yellow Submarine. Mereka kini berhak menikmati jeda internasional sebelum menjamu Mallorca. (*)
Baca juga :





