London, Inggris – Manchester United memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan, meski harus melewati neraka dan surga dalam kunjungan mendebarkan ke markas Spurs.
Duel berakhir imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur, setelah Matthijs de Ligt muncul sebagai pahlawan tak terduga, mencetak gol di waktu tambahan.
Kemenangan yang sudah di depan mata The Reds melalui gol on-fire Bryan Mbeumo (gol kelima musim ini) nyaris sirna setelah gol balasan cepat dari Mathys Tel dan Richarlison membalikkan keadaan secara total.
Saat The Reds sudah pasrah menghadapi kekalahan, semangat tim asuhan Ruben Amorim bersinar terang.
Kiper Senne Lammens bahkan ikut maju untuk tendangan sudut terakhir. Umpan Bruno Fernandes berhasil disambar De Ligt, yang membuat para suporter Setan Merah di tribun tamu meledak dalam kegembiraan.
Pahlawan Awal & Kelemahan di Jeda
United memulai pertandingan dengan sedikit goyah, terlihat dari kesalahan backpass De Ligt yang nyaris berujung petaka.
- Spurs mendapatkan peluang awal, namun sundulan Richarlison dari umpan Brennan Johnson masih belum akurat.
- Meskipun gagal mencatatkan tembakan di 15 menit pertama, tempo pertandingan kemudian meningkat drastis.
- Setelah upaya Matheus Cunha mentah, gol pembuka datang melalui aksi yang sudah diprediksi, Bryan Mbeumo.
- Menit ke-32: Mbeumo menerima umpan manja dari Amad, dan menyelinap di antara Johnson dan Pedro Porro. Alhasil, sundulannya mendarat sempurna di sudut gawang.
Gol tersebut menegaskan rekor Mbeumo bermain melawan Spurs, di mana ia terlibat enam gol dalam lima pertemuan terakhir. Setan Merah pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 1-0.
Kekejaman Spurs Dimulai
Usai jeda turun minum, kerentanan di lini tengah dan belakang United mulai terlihat. Spurs, yang datang dengan rekor apik (tak terkalahkan setelah bermain di Eropa di tengah pekan), meningkatkan tekanan secara masif.
Ruben Amorim merespons dengan perubahan taktis, memasukkan Benjamin Sesko dan menggeser Amad ke wing-back, memaksa United bermain lebih dalam.
Lammens dipaksa melakukan penyelamatan impresif berturut-turut dari Cristian Romero dan Joao Palhinha. Namun, nasib buruk datang tiba-tiba tujuh menit jelang waktu normal usai.
- Menit ke-84: Pemain pengganti Spurs, Mathys Tel, melepaskan tembakan yang sayangnya sedikit terdefleksi, membuat De Ligt yang berusaha memblok bola tampak tak berdaya. Skor berubah imbang 1-1.
- Menit ke-90+1: Nasib buruk kembali berlipat ganda. Setelah Sesko ditarik karena cedera, tendangan Wilson Odobert dari luar kotak penalti mengenai dahi Richarlison dan masuk ke gawang. United tertinggal 2-1 dan Spurs di ambang kemenangan!
- Kekalahan yang menyakitkan di depan mata justru memicu semangat juang The Red Devils. Saat waktu tambahan menunjukkan menit-menit kritis, kesempatan terakhir datang, yaitu tendangan sudut.
- Bruno Fernandes mengambil tendangan sudut dalam dan tinggi. Di tengah kotak penalti yang dipenuhi pemain, termasuk kiper Lammens yang ikut maju.
- Menit ke-90+6: Matthijs de Ligt berhasil melepaskan diri dari kawalan, dan sundulan kuatnya pun tak terhentikan untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Detik-detik akhir tersebut mengubah kesedihan menjadi luapan kegembiraan liar di tribun tandang.
De Ligt, yang sempat tampil tidak beruntung dalam proses gol balasan Spurs, berhasil melakukan penebusan heroik, memastikan United pulang dengan satu poin yang sangat pantas mereka dapatkan atas semangat juangnya.
Pertandingan ini akan dikenang bukan hanya karena gol indah Mbeumo, tetapi karena ketahanan mental luar biasa yang membuat United berhasil lolos dari kekalahan di menit-menit terakhir. (*)
Baca juga :





