Milano Membiru & San Siro Meledak, Bintang Ke-21 Resmi Terpatri di Dada Inter Milan!

Serie A: Nerazzurri vs Parma 2-0, Mengunci Scudetto & Paksa Napoli Serahkan Mahkota Lebih Awal

Milan, Italia Inter Milan resmi dinobatkan sebagai penguasa baru sepakbola Italia setelah membungkam Parma dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 Serie A, Senin (04/03/26) dinihari.

Kemenangan di San Siro yang dipadati suporter tersebut, memastikan gelar Scudetto ke-21 bagi klub berjuluk Nerazzurri meski kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan.

Gol dari Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan menjadi penentu pesta pora skuat asuhan Cristian Chivu, yang kini unggul 12 poin dari juara bertahan Napoli.

Pesta Pora San Siro Hingga Piazza Duomo

Inter Milan memasuki lapangan dengan satu misi jelas: mengakhiri perburuan gelar secepat mungkin. Sejak peluit awal dibunyikan, mereka mendominasi penguasaan bola hingga 59% dan terus mengurung pertahanan Parma.

  • Upaya tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil di masa tambahan waktu babak pertama.
  • Marcus Thuram menunjukkan kelasnya sebagai penyerang tajam dengan melepaskan tembakan kaki kanan keras yang menghujam pojok gawang Parma.
  • Kiper Zion Suzuki dibuat tak berdaya oleh kecepatan bola, sekaligus mengubah papan skor menjadi 1-0 sebelum turun minum.
Inter Milan vs Parma Calcio – Foto: Dok. FCIM

Gol ini menjadi pemantik gairah di tribun San Siro yang sejak awal sudah terasa elektrik. Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan serangan meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk juara.

Parma yang duduk di peringkat ke-12 klasemen benar-benar dibuat frustrasi, karena tidak diberikan satu pun kesempatan melepaskan tendangan tepat sasaran sepanjang laga.

  • Puncak perayaan terjadi di menit ke-80. Berawal dari umpan tarik matang Lautaro Martinez, Henrikh Mkhitaryan yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil menyambar bola ke dalam gawang.
  • Gol pemain berusia 37 tahun ini tidak hanya menggandakan keunggulan, tetapi juga secara resmi “membunuh” harapan tim lain untuk mengejar poin Inter di puncak klasemen.

Begitu peluit panjang berbunyi, San Siro berubah menjadi lautan pita biru dan emas. Para pemain merayakan gelar juara di lapangan dengan pelukan hangat dan nyanyian bersama suporter.

Inter Milan vs Parma Calcio – Foto: Dok. FCIM

Keberhasilan ini terasa sangat spesial bagi pelatih Cristian Chivu, yang sebelumnya pernah memenangkan Serie A tiga kali bersama Inter saat masih aktif sebagai pemain.

Kegembiraan tidak berhenti di dalam stadion. Ribuan pendukung setia Nerazzurri langsung tumpah ruah ke jalanan kota Milan.

Pusat kota, khususnya Piazza Duomo, berubah menjadi lautan manusia yang penuh sesak oleh suporter yang merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka kembali ke puncak tertinggi Italia.

Scudetto ke-21 ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari dominasi yang konsisten sepanjang musim. Inter Milan membuktikan bahwa mereka adalah tim yang paling siap secara fisik dan mental di Serie A tahun ini.

Di bawah asuhan Chivu, Nerazzurri tampil begitu perkasa hingga membuat persaingan gelar juara berakhir lebih dini. (*)

Hasil Lainnya Serie A : 

  •  Bologna vs Cagliari: 0-0

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *