Vila Do Conde, Portugal – Sebuah hari yang sulit bagi Rio Ave FC saat mereka takluk 0-3 dari FC Porto di laga pembuka putaran ke-6 Liga Portugal.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Rio Ave harus menelan pil pahit setelah gawang mereka dibobol tiga kali oleh The Dragons, yang menunjukkan dominasi penuh sejak awal pertandingan.
Meskipun melakukan beberapa perubahan pada susunan pemain awal, termasuk debut bek Brabec, Rio Ave langsung kesulitan. Mereka kebobolan dua gol cepat dari skema yang sama, yaitu tendangan sudut.
- Gol Pembuka Pablo Rosario (menit 4): FC Porto langsung unggul di menit ke empat ketika tendangan sudut Gabriel Veiga berhasil dibelokkan oleh Pablo Rosario ke dalam gawang.
- Gol Kedua Samu (menit 13): Hanya sembilan menit kemudian, The Dragons kembali memanfaatkan tendangan sudut dari Gabriel Veiga. Samuel Aghehowa melompat lebih tinggi dari pemain belakang Rio Ave untuk menyundul bola, dan mengubah skor menjadi 0-2.
Di sisa babak pertama, Rio Ave tampil apatis dan kesulitan menguasai bola, sementara Porto mengontrol jalannya permainan dengan nyaman.
Babak Kedua: Dominasi Tak Terbendung
Di babak kedua, FC Porto tidak mengendurkan serangan. Mereka kembali tampil agresif dan berhasil menambah keunggulan tujuh menit usai jeda turun minum, tepatnya di menit 52.
Kali ini giliran Gabriel Veiga yang sudah memberi dua umpan untuk dua gol di babak pertama, berhasil memperlebar keunggulan timnya menjadi 0-3, seolah memastikan kemenangan bagi tim tamu.
Rio Ave hanya mampu menciptakan dua tembakan yang patut dicatat, yang keduanya tidak mengancam gawang lawan.
Pelatih Porto, Francesco Farioli menunjukkan ketidakpuasan. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Farioli menegaskan bahwa timnya, meskipun mengendalikan penuh jalannya laga, masih harus terus bekerja keras dan meningkatkan mentalitas agar tidak melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal.
“Kami memiliki “kontrol total” dalam 15-20 menit pertama. Namun, saya tidak menyukai bagaimana tim mengelola beberapa momen krusial. Saya tidak suka cara kami mengelola momen-momen tertentu karena kami sedikit menurunkan intensitas dan efektivitas operan kami,” ujar Farioli dikutip dari Situs Resmi FC Porto.
Farioli menilai timnya bermain baik, tetapi tidak pada level yang ia harapkan selama 90 menit penuh. Meskipun menang, ia melihat timnya belum mencapai level mentalitas yang diinginkan.
Apalagi Porto memiliki jadwal padat di depan, termasuk di Liga Europa dengan pertandingan melawan Salzburg dan setelah itu laga melawan Arouca.
Sementara hasil ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Rio Ave di Liga Portugal. Namun, mereka memiliki kesempatan untuk segera bangkit.
Pekan depan, mereka akan menghadapi laga tunda putaran pertama melawan SL Benfica. Ini adalah kesempatan untuk memberikan respons, performa, dan hasil yang berbeda dari kekalahan menyakitkan di kandang. (*)
Hasil lainnya Liga Portugal :
- Santa Clara vs Alverca : 2-1
- Nacional vs Arouca : 1-2
Baca juga :





