Saat Porto Sudah Siap Berpesta, ‘Dirampok’ Sporting Dengan Penalti di Ujung Laga!

Liga Portugal: Drama Injury Time di Dragao, Penalti Suarez Gagalkan Kemenangan, Porto 1-1 Sporting

Porto, Portugal – Drama yang menguras emosi dalam laga Classico antara FC Porto dan Sporting CP, terjadi pada Selasa (10/02/26) dinihari di Stadion Estadio do Dragao.

Setelah pertarungan sengit yang buntu selama 75 menit, Seko Fofana sempat membawa Porto unggul, namun penalti Luis Suarez di detik terakhir masa injury time memaksa hasil imbang 1-1.

Hasil ini membuat peta persaingan gelar juara Liga Portugal tetap memanas. Porto masih bertengger di puncak klasemen dengan keunggulan 4 poin.

Sementara Sporting membuktikan bahwa mereka memiliki “napas panjang” untuk tetap bersaing, dan Benfica mengintai di posisi ketiga dengan selisih tujuh poin.

Kebuntuan Lini Tengah & Catur Taktik 

Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi namun minim peluang bersih. Kedua tim tampak lebih takut menelan kekalahan ketimbang berani mengambil risiko untuk menang.

Pelatih Porto, Francesca Farioli, sempat mengejutkan publik dengan memasang Alan Varela sejak awal, namun rapatnya pertahanan Sporting membuat bola lebih banyak tertahan di lini tengah.

Selama 75 menit pertama, penjaga gawang kedua tim praktis tidak bekerja keras. Satu-satunya momen yang membuat penonton menahan napas hanyalah sundulan Luis Suarez yang meleset tipis sebelum turun minum.

Kebuntuan ini memaksa Farioli melakukan perjudian dengan memasukkan tenaga baru, yaitu Rodrigo Mora dan Seko Fofana.

  • Perjudian Farioli membuahkan hasil manis pada menit ke-76. Berawal dari skema serangan yang semrawut di depan gawang Sporting, Seko Fofana menunjukkan ketenangannya.
  • Tiga tembakan berturut-turut dari pemain Porto berhasil diblok oleh tembok pertahanan Sporting.
  • Bola liar jatuh ke kaki Seko Fofana. Melalui celah sempit di antara kerumunan pemain, gelandang Pantai Gading itu melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau Rui Silva.

Gol tersebut membuat Dragao bergemuruh, seolah gelar juara sudah berada di depan mata.

Drama Penalti di Menit Berdarah

Sporting CP, yang dijuluki The Lions, membuktikan mengapa mereka dikenal sebagai spesialis gol menit akhir.

Memasuki menit ke-8 perpanjangan waktu, umpan silang keras Fresneda mengenai lengan Francisco Moura di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Ketegangan memuncak saat Luis Suarez berhadapan dengan Diogo Costa, kiper spesialis penepis penalti milik Porto.

Costa sebenarnya berhasil membaca arah bola dan menepis tembakan Suarez, namun bola muntah jatuh tepat di hadapan penyerang Kolombia tersebut.

Dengan satu sentuhan mudah ke gawang kosong, Suarez mengunci skor menjadi 1-1 tepat sebelum peluit panjang berbunyi.

Pasca-pertandingan, aroma persaingan tetap terasa tajam dari kedua kubu pelatih

“Jika ada satu tim yang melakukan segalanya untuk menang, itu adalah FC Porto,” tegas Pelatih Porto, Francesca Farioli, dikutip dari Portugoal.

Sebaliknya, Pelatih Sporting, Rui Borges memuji daya juang anak asuhnya.

“Sporting adalah tim yang menunjukkan karakter lebih kuat hari ini. Kami adalah tim yang lebih berhasrat untuk menang.”

Hasil imbang ini mungkin terasa seperti kekalahan bagi Porto, namun bagi pecinta sepakbola, ini adalah sinyal bahwa kompetisi masih sangat terbuka, dengan sisa musim yang masih panjang dan pertemuan krusial melawan Benfica yang menanti. (*)

Hasil Lainnya Liga Portugal : 

  • Braga vs Rio Ave: 3-0
  • Famalicao vs AVS Futebol SAD: 3-1

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *