Lisbon, Portugal – Qarabag, klub asal Azerbaijan, mengejutkan dunia sepakbola setelah mereka menumbangkan raksasa Portugal, Benfica, dengan skor ketat 3-2 dalam laga pembukaan Champions League 2025/2026.
Dengan keunggulan mereka sebagai tuan rumah, Benfica langsung menggoyangkan gawang Qarabag pada menit 6’ ketika Enzo Barrenechea menyambut tendangan sudut Georgiy Sudakov dengan sebuah sundulan akurat.
Sepuluh menit kemudian, Sudakov kembali terlibat dalam gol Benfica. Kali ini, ia menyajikan umpan terobos yang diterima oleh Vangelis Pavlidis.
Pavlidis pun tidak memiliki masalah dalam menaklukkan kiper Mateusz Kochalski. Meskipun tertinggal dua gol, Qarabag masih belum menyerah dan mulai memberikan perlawanan sejati kepada pihak tuan rumah.
Qarabag mampu memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 2-1 pada menit 30’. Tendangan bebas Marko Jankovic berhasil dihadang oleh lini pertahanan Benfica.
Namun bola liar tersebut berhasil diraih oleh Leandro Andrade, yang tanpa ragu langsung melepaskan tembakan yang menghantam gawang Benfica.
Gol tersebut memicu jiwa pertarungan Qarabag, yang kini membalikkan tempo permainan dan mulai menekan pihak tuan rumah.
Benfica, yang sebelumnya mengontrol jalan permainan, kini mengalami kesulitan dalam menghadapi tekanan tamu mereka.
Pasukan Qarabag jelas menghabiskan jeda mereka untuk memotivasi diri mereka. Pada menit 48’ Qarabag langsung tampil ganas dan akhirnya mampu menyeimbangkan keadaan.
Marko Jankovic melepaskan umpan akurat dari jarak jauh yang melaju melewati pertahanan Benfica dan diterima oleh Camilo Duran.
Dengan penuh ketenangan Duran tidak menyia-nyiakan umpan tersebut, dan menggetarkan gawang Benfica untuk membuat skor menjadi 2-2.
Kini, Benfica dan Qarabag saling bersaing ketat. Qarabag memberikan pernyataan tegas bahwa mereka masih memiliki ancaman selagi Benfica mulai mengambil alih kontrol permainan.
Ketika laga ini terlihat akan berakhir dengan skor imbang, Qarabag menciptakan sebuah keajaiban. Pada menit 86’, kiper Mateusz Kochalski mengirimkan umpan lambung dari depan gawangnya kepada Olexiy Kashchuk.
Ia pun memainkan umpan satu dua dengan Abdellah Zoubir, dan menuntaskan kerja sama mereka dengan sebuah tendangan akurat yang mengunci kemenangan Qarabag 3-2.
Berkat jiwa pertarungan mereka yang pantang menyerah, Qarabag mampu membawa pulang tiga poin. Leandro Andrade, yang memicu comeback Qarabag, menunjukkan kegembiraannya usai pertandingan.
“Awalnya memang sulit, tetapi kami terus yakin bahwa kami bisa meraih hasil positif. Kami berhasil bangkit. Saya sudah tahu ini akan menjadi pengalaman yang spektakuler, tetapi hasil pertandingan ini justru membuat hari kami semakin indah,” ujar Andrade kepada Sport TV.
Hasil ini memiliki makna yang sangat besar bagi Qarabag, dimana untuk pertama kalinya mereka berhasil mencatat kemenangan dalam putaran final Champions League.(VT)
Baca juga :





