Turin, Italia – Betapa “kejamnya” Juventus saat mereka menemukan ritme permainan yang tepat di Allianz Stadium, saat menjamu Pisa pada Minggu (08/03/26) dinihari,
Si Nyonya Tua tidak hanya sekadar menang; mereka memberikan pelajaran sepakbola dalam kemenangan telak 4-0 yang sekaligus menjadi kado ulang tahun spesial bagi sang allenatore, Luciano Spalletti.
Taktik Macet & Pesta Gol
Laga dimulai dengan tensi tinggi, namun Juventus sempat terlihat seperti mesin yang kehilangan pelumas. Meski mendominasi bola, taktik yang diterapkan Spalletti di awal laga diakuinya sempat “macet”.
Bahkan, kiper Mattia Perin harus jatuh bangun menyelamatkan gawang dari ancaman Stefano Moreo di awal laga.
Nama-nama besar seperti Khephren Thuram, Francisco Conceicao, hingga Jonathan David berulang kali mencoba menggempur pertahanan Pisa, namun skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Di ruang ganti, Spalletti mengambil keputusan berani dengan melakukan dua pergantian pemain yang mengubah wajah Juventus secara total.

- Sembilan menit setelah babak kedua dimulai, Allianz Stadium bergemuruh. Kolaborasi apik Conceicao dan Kenan Yildiz diakhiri dengan sundulan akurat Andrea Cambiaso.
- Gol ini seolah meruntuhkan tembok mental Pisa. Tak butuh waktu lama, Khephren Thuram-Ulien menggandakan keunggulan dengan memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Manuel Locatelli yang membentur tiang.
- Pertunjukan belum usai. Wonderkid Turki, Kenan Yildiz, menunjukkan kelasnya lewat aksi individu menawan di menit ke-75 sebelum menyarangkan bola ke pojok gawang.
- Sebagai penutup yang sempurna, Jeremie Boga melepaskan tendangan di detik terakhir pertandingan untuk menggenapi kemenangan menjadi 4-0.
“Di babak pertama, ada sesuatu secara taktis yang nggak jalan. Kami main dengan gaya kami sendiri di babak kedua, dan kami dapat kemenangan yang layak. Tidak perlu terlalu berpikir soal masa depan, fokus saja sama kerja keras harian kita,” ujar Pelatih Juventus, Luciano Spalletti dengan nada puas dikutip dari Situs Resmi Juventus.
Kemenangan ini menjadi pernyataan bahwa Juventus di bawah asuhan Spalletti mulai menemukan identitas aslinya yang ambisius.
Tanpa jadwal tengah pekan, Juventus kini punya waktu untuk memulihkan energi dan menatap sisa musim dengan kepercayaan diri tinggi. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Como vs Cagliari: 2-1
- Atalanta vs Udinese: 2-2
Baca juga :





