Mental Juara! Porto Bungkam Braga 2-1, Gelar Primeira Liga Kini di Depan Mata

Liga Portugal: Simak Cara Porto 'Menyulap' Kekalahan Menjadi Kemenangan di Braga

Braga, Portugal FC Porto sukses melewati rintangan terberat mereka musim ini, setelah menumbangkan tuan rumah Braga dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Primeira Liga Portugal.

Bertanding di Stadion “The Quarry” yang angker bagi tim tamu, Porto berhasil bangkit dari ketertinggalan melalui aksi comeback dramatis.

Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen, dengan keunggulan 7 poin dari pesaing terdekatnya Sporting CP.

Dari Tertinggal Menjadi Pemenang

Laga awalnya berjalan sulit bagi sang pemuncak klasemen. Ketika rival mereka, Sporting dan Benfica, sebelumnya sempat terpeleset di stadion ini, Porto pun nyaris mengalami nasib serupa.

Pada menit ke-54, Rodrigo Zalazar mencetak gol melalui titik putih yang membawa Braga unggul 1-0. Gol itu sempat mengancam catatan impresif Porto, yang berisiko menelan kekalahan kedua mereka di liga musim ini.

Namun, di sinilah mentalitas juara berbicara. Porto tidak panik dan justru meningkatkan intensitas serangan secara signifikan.

Melihat timnya dalam kebuntuan, pelatih Porto asal Italia, Francesco Farioli, menunjukkan kelasnya melalui perubahan taktik yang cepat dan berani. Kehadiran 4 pemain pengganti menjadi kunci utama perubahan permainan.

  • Penyegaran Lini Depan: Terem Moffi dan William Gomes masuk menggantikan Deniz Gul dan Pepe untuk menambah daya dobrak.
  • Penguatan Lini Tengah: Pablo Rosario dan Seko Fofana masuk menggantikan Gabri Veiga dan Alan Varela untuk memberikan kekuatan fisik ekstra.
Porto vs Braga – Foto: Dok. FCP

Hasilnya instan. Menit ke-69, kerja sama apik duet Polandia, Jakub Kiwior dan Oskar Pietuszewski, berhasil membelah pertahanan Braga.

  • Umpan silang Pietuszewski disambut dengan tenang William Gomes untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
  • Sepuluh menit berselang, Stadion Municipal de Braga terbungkam. Melalui situasi sepak pojok, Seko Fofana menyambar bola liar dengan tembakan keras yang menembus jala gawang lawan.

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Dengan tujuh pertandingan sisa, Porto kini berada di jalur tercepat untuk merengkuh gelar juara liga pertama mereka dalam empat tahun terakhir.

Pelatih Porto, Francesco Farioli pun tak mampu menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa anak asuhnya.

“Kami adalah satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan Braga dua kali musim ini. Reaksi para pemain sangat positif setelah tertinggal. Mereka menunjukkan karakter luar biasa,” ujar Farioli dalam konferensi pers usai laga dikutip dari Portugoal.

Keberhasilan Farioli dalam melakukan pergantian pemain efektif membuktikan kedalaman skuad yang mumpuni. Jika konsistensi ini terjaga di tujuh laga sisa, trofi Primeira Liga dipastikan akan segera pulang ke Estadio do Dragao. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *