Naples, Italia – AC Milan harus pulang dengan tangan hampa setelah ditaklukkan Napoli dengan skor tipis 0-1 pada laga pekan ke-31 Serie A di Stadion Diego Armando Maradona.
Gol tunggal Matteo Politano menjadi pembeda dalam duel panas, yang menentukan posisi klasemen tersebut. Kekalahan ini membuat Milan merosot ke peringkat ketiga, sementara Napoli sukses menyalip Rossoneri.
Pertandingan ini awalnya diprediksi akan berakhir imbang tanpa gol, mengingat kedua tim bermain sangat hati-hati. Namun, kelengahan lini pertahanan AC Milan di fase krusial, harus dibayar mahal dengan hilangnya poin penting.
Peluang Emas Terbuang & Gol
AC Milan sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Skuad asuhan Stefano Pioli tampil disiplin dan sempat menciptakan beberapa ancaman serius.
- Menit ke-6, Fofana melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan Nkunku, namun kesigapan Milinkovic-Savic di bawah mistar Napoli berhasil menggagalkan peluang tersebut.
- Napoli baru mulai merespons melalui serangan balik cepat Spinazzola, tetapi babak pertama ditutup tanpa gol meski Milan lebih banyak memberikan tekanan.

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan berubah drastis. Napoli mengambil inisiatif serangan lebih dulu dan menekan pertahanan Milan.
Mike Maignan dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyelamatkan gawangnya dari gempuran Giovane dan Anguissa. Sebaliknya, Rossoneri justru terlihat kehilangan kreativitas dan mulai terdesak mundur.
Momen penentu kemenangan tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-79. Berawal dari umpan silang Alisson yang mengarah ke kotak penalti, terjadi kemelut yang melibatkan De Winter dan Bartesaghi.
Bola jatuh ke kaki Matteo Politano yang dengan tenang menaklukkan Maignan melalui tembakan kaki kiri akurat. Skor 1-0 sudah cukup bagi Napoli untuk membawa pulang tiga poin.
Kekalahan ini memberikan dampak signifikan bagi ambisi Milan musim ini. Dengan selisih 9 poin dari pemuncak klasemen, harapan meraih Scudetto kian menipis.
Fokus kini beralih sepenuhnya untuk mengamankan tiket Liga Champions. Persaingan di zona empat besar menjadi sangat ketat, dan Milan dituntut untuk segera bangkit dari tren negatif ini. (*)
Baca juga :





