Marseille, Prancis – Olympique de Marseille sukses memutus tren negatif setelah mengamankan kemenangan krusial 3-1 atas tamunya, FC Metz, dalam lanjutan Ligue 1 di Stadion Orange Velodrome, Sabtu (11/04/26) dinihari.
Mason Greenwood tampil sebagai bintang lapangan dengan sumbangan dua assist, yang membantu tim asuhan Habib Beye kembali ke jalur persaingan kualifikasi Liga Champions.
Dominasi Les Phoceens
Marseille langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan, untuk menghapus memori buruk dua kekalahan beruntun.
- Hasilnya, pada menit ke-13, Pierre-Emerick Aubameyang berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan matang dari Mason Greenwood dengan tembakan yang gagal dihalau kiper Metz.
- Marseille sempat dibuat tegang ketika gol kedua Aubameyang pada menit ke-32 dianulir wasit melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR) karena posisi offside.
Metz sendiri hampir menyamakan kedudukan di akhir babak pertama, namun tendangan Gauthier Hein hanya membentur tiang gawang. Memasuki babak kedua, laga berjalan semakin terbuka dan atraktif.
- Baru tiga menit berjalan, Igor Paixao menggandakan skor menjadi 2-0, lagi lagi memanfaatkan assist Greenwood.
- Namun Metz langsung memberikan respon instan hanya semenit berselang, lewat gol Georgiy Tsitaishvili yang memanfaatkan umpan Gauthier Hein.
- Pertahanan Metz akhirnya kembali runtuh di masa injury time, ketika pemain pengganti, Hamed Junior Traore, mencetak gol ketiga Marseille memanfaatkan umpan Amine Gouiri.

Kemenangan ini membawa Marseille mengoleksi 52 poin dari 29 pertandingan, dan kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara.
Pelatih Marseille, Habib Beye mengaku lega meski menuntut performa yang lebih konsisten dari anak asuhnya.
“Rasanya senang karena sebelumnya momentum kami negatif. Tiga poin ini memberikan kepuasan yang nyata,” ujar Beye dikutip dari OM.fr.
Ia juga secara khusus memuji Mason Greenwood yang tetap tampil impresif, meski kondisinya belum 100 persen fit akibat cedera ringan.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Metz, yang gagal meraih kemenangan dalam 17 laga terakhir.
Tim asuhan Benoit Tavenot kini terbenam di dasar klasemen (peringkat 18) dengan raihan 15 poin, terpaut 12 angka dari zona aman. (*)
Baca juga :





