Pazza Inter Milan Hidup Lagi, Comeback 3-2 Hancurkan Mimpi Como 20 Menit Terakhir!

Coppa Italia: Magis San Siro, Nerazzurri Tumbangkan Como, Segel Tiket Final

Milan, Italia – Stadion San Siro malam itu menjelma menjadi organisme hidup yang bernapas, melalui nyanyian puluhan ribu suporter.

Di bawah sorot lampu yang tajam, Inter Milan berdiri di tepi jurang, tertinggal dua gol dari Como yang tampil tanpa beban.

Namun, bagi mereka yang memahami sejarah “Pazza Inter”, keputusasaan hanyalah mukadimah bagi sebuah keajaiban yang akan segera meledak.

Inter Milan resmi mengamankan tiket ke babak final Coppa Italia setelah menundukkan Como dengan skor dramatis 3-2 pada laga leg kedua semifinal di Stadion San Siro.

Sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu, Nerazzurri bangkit melalui dua gol Hakan Calhanoglu dan gol penentu dari Luka Sucic di menit-menit akhir pertandingan.

Kemenangan ini memastikan langkah Inter menuju partai puncak yang akan digelar di Roma Mei mendatang, dalam perebutan trofi bergengsi tersebut.

Tertinggal & Kekuatan Mental

Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi publik tuan rumah. Como, yang tampil disiplin, berhasil unggul di babak pertama melalui gol Martin Baturina pada menit ke-32.

Memasuki awal babak kedua, situasi semakin sulit bagi Inter saat Lucas Da Cunha menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-48.

Inter Milan vs Como – Foto: Dok. FCIM

Dalam posisi terjepit, Inter menunjukkan karakter aslinya. San Siro yang dikenal memiliki basis pendukung paling fanatik di dunia mulai bergemuruh.

Setiap nyanyian dan teriakan suporter seolah menjadi bahan bakar bagi para pemain, untuk terus merangsek maju dan membombardir pertahanan Como.

  • Hakan Calhanoglu menjadi inspirator kebangkitan Inter malam itu. Gol pertamanya lahir pada menit ke-69 melalui tendangan kaki kanan khasnya yang akurat.
  • Tak berhenti di sana, Hakan Calhanoglu kembali memaksa skor menjadi imbang 2-2 lewat sundulan maut pada menit ke-86—sebuah cara mencetak gol yang diakuinya jarang ia lakukan sejak berkarier di Jerman.
  • Saat laga tampak akan berakhir imbang, euforia pecah di seluruh sudut San Siro pada menit ke-89. Luka Sucic muncul sebagai pahlawan dengan tembakan kaki kanan yang gagal dibendung kiper lawan.

Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 dan mengunci kelolosan Inter, setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 pada leg pertama.

Inter Milan vs Como – Foto: Dok. FCIM

“Saya sangat senang bisa membantu membalikkan keadaan. Kami menuntaskan tugas di babak kedua,” ujar Hakan Calhanoglu pasca-pertandingan.

Ia juga menegaskan ambisi tim untuk mengejar gelar juara ganda musim ini, baik di kancah domestik maupun piala.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu menyebut fenomena ini sebagai identitas asli klub.

“Pazza Inter? Itu sudah ada dalam sejarah kami. Klub ini selalu menghadirkan emosi yang tak terlupakan dan mencapai hal-hal yang tidak bisa ditemukan di tempat lain,” ungkapnya bangga dikutip dari FCIM.

Malam di Milan berakhir dengan kepalan tangan ke udara dan haru yang biru. Inter Milan sekali lagi membuktikan bahwa di dunia sepakbola, harapan tidak pernah benar-benar mati selama peluit panjang belum berbunyi. (*)

Hasil Lainnya Coppa Italia : 

  • Atalanta vs Lazio: 1-1 (1-2)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *