San Francisco, AS – Tim nasional Austria sukses menandai kembalinya mereka ke panggung tertinggi sepakbola dunia, setelah membungkus kemenangan krusial 3-1 atas tim debutan Yordania pada laga pembuka fase grup.
Tiga poin penuh yang diamankan skuat asuhan Ralf Rangnick ini diraih lewat perjuangan yang bener-bener menguras energi.
Efisiensi taktis serta kematangan mental Austria di sepertiga akhir lapangan, bisa menyegel laga emosional yang sekaligus menjadi penanda kemenangan perdana mereka di putaran final Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir.
Kejutan Agresif Tim Debutan
Kendati berstatus sebagai pendatang baru di putaran final, skuat Yordania sama sekali tidak menunjukkan rasa canggung sejak sepak mula bergulir di San Francisco.
- Kapten timnas Yordania, Ehsan Haddad, langsung mengancam pertahanan Austria di menit ke-2 lewat tusukan cepat, meski tembakan akhirnya masih menyasar sisi luar jaring gawang Alexander Schlager.
- Penyerang Odeh Fakhouri melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-17, yang memaksa kiper Alexander Schlager melakukan penyelamatan akrobatik dengan menepis bola ke atas mistar.
- Di tengah tekanan bergelombang lawan, Austria justru mampu menghukum kelengahan barisan belakang Yordania lewat eksekusi tak terbendung Romano Schmid dari tepi kotak penalti di menit ke-20.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan skuat The Nashama bener-bener tidak menurun sama sekali demi memburu gol penyeimbang sejarah.

- Aksi individu yang bener-bener ciamik dari Ali Iyad Olwan pada menit ke-50 sukses mengubah papan skor menjadi 1-1.
- Gol ini menobatkan Olwan sebagai orang Yordania pertama sepanjang sejarah, yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.
- Keberuntungan tim debutan akhirnya bener-bener habis di sisa lima belas menit akhir. Pada menit ke-76, sebuah situasi kemelut di lini pertahanan Yordania memaksa bek Yazan Al Arab melakukan gol bunuh diri.
Penderitaan Yordania akhirnya ditutup secara mutlak di masa injury time yang benar-benar panjang.
Memasuki menit ke-90+12, Austria mendapatkan hadiah penalti, dan Marko Arnautovic tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mengunci kemenangan timnya menjadi 3-1.

Keberhasilan penyerang sayap Ali Olwan merebut penghargaan pemain terbaik (Player of the Match), adalah bukti sahih bahwa determinasi tinggi milik sang debutan telah berhasil memaksa tim mapan sekelas Austria, harus berjuang hingga menit ke-102 demi mengamankan tiga poin.
Kemenangan dramatis 3-1 atas Yordania memberikan fondasi yang kokoh bagi langkah awal kembalinya Austria, di bawah arahan strategi Ralf Rangnick.
Langkah awal yang melelahkan ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di fase Grup J ke depan akan berjalan ketat, tajam, dan penuh dengan kejutan tak terduga. (*)
Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 :
| Pos | Tim – Grup J | Poin |
| 1 | Argentina | 3 |
| 2 | Austria | 3 |
| 3 | Yordania | 0 |
| 4 | Aljazair | 0 |
Baca juga :





