Manchester, Inggris – Perburuan gelar juara Premier League musim ini kian mendidih setelah Manchester City sukses melumat Brentford dengan skor telak 3-0 di Etihad Stadium.
Disaksikan oleh 52.489 pasang mata, skuat asuhan Pep Guardiola sempat dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat tim tamu sebelum akhirnya Jeremy Doku, Erling Haaland, dan Omar Marmoush meledak di babak kedua.
Kemenangan vital ini resmi membawa The Cityzens memangkas jarak menjadi hanya 2 poin di belakang pemuncak klasemen, Arsenal, dengan sisa 3 pertandingan yang akan menjadi penentu takhta tertinggi sepakbola Inggris.
Sabar Adalah Kunci
Pertandingan dimulai dengan ketegangan tinggi. Brentford, yang datang dengan modal kemenangan derby London, tampil disiplin dan sempat mengancam melalui serangan balik Igor Thiago serta lemparan jauh Michael Kayode.
City mendominasi penguasaan bola, namun hingga satu jam laga berjalan, papan skor tetap menunjukkan angka nol. Pep Guardiola kemudian memutar otak pada menit ke-60 dengan memasukkan Omar Marmoush dan Phil Foden.

- Perubahan ini menjadi katalisator instan. Sesaat kemudian, Jeremy Doku menunjukkan aksi individu berkelas dengan melepaskan tendangan melengkung yang bersarang telak di pojok gawang Caoimhin Kelleher, memecah kebuntuan sekaligus meredakan tekanan di tribun Etihad.
- Setelah gol pembuka Doku, mentalitas sang juara bertahan tak lagi terbendung. Erling Haaland, mesin gol Norwegia, menggandakan keunggulan City lewat penyelesaian tumit (backheel) yang sangat cerdik setelah menerima umpan silang.
Gol tersebut praktis mematikan semangat juang Brentford, yang mulai kelelahan meladeni dominasi tuan rumah. Pesta City akhirnya ditutup dengan manis pada masa injury time.
Omar Marmoush, sang pemain pengganti, menunjukkan penyelesaian klinis setelah menerima umpan terobosan cerdik dari Haaland.
Skor 3-0 menjadi pesan tegas bagi Arsenal, bahwa The Cityzens tidak akan menyerah hingga detik terakhir kompetisi.

Meskipun meraih kemenangan besar, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tetap bersikap rendah hati dan waspada.
Dalam pernyataannya pasca-laga, ia menegaskan bahwa City masih harus berharap Arsenal terpeleset sambil memastikan timnya tidak kehilangan poin di jadwal sisa yang sangat padat.
“Kalender kami sangat menuntut. Hanya tinggal dua minggu satu hari lagi dan musim akan berakhir. Kami mencoba melakukan tugas kami dan melihat apa yang terjadi,” ujar Guardiola dikutip dari MCFC.
Fokus City kini segera beralih ke laga tengah pekan melawan Crystal Palace. sebelum terbang ke Wembley untuk partai final FA Cup melawan Chelsea.
Manchester City telah melakukan tugas mereka dengan sempurna, menang dengan gaya dan menjaga tekanan tetap tinggi pada pemuncak klasemen.
Bola kini berada di tangan Arsenal. Satu kedipan saja dari The Gunners di sisa musim, Manchester City sudah siap untuk menerkam dan mempertahankan takhta mereka. (*)
Baca juga :





