Naples, Italia – Pada minggu (02/11/25), juara bertahan Serie A, Napoli, ditahan imbang 0-0 oleh Como di hadapan pendukung setia mereka di Stadio Diego Armando Maradona.
Napoli menguasai babak pertama dengan tekanan serangan yang lebih tinggi dibanding dengan Como. Akan tetapi, pihak tamu sempat mendapat peluang emas untuk memecahkan kebuntuan dari titik putih.
Berkat pelanggaran kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, yang menjatuhkan Alvaro Morata, Como mendapat hadiah penalti pada menit 26.
Morata dan Milinkovic-Savic saling berduel dalam penalti tersebut. Sayangnya bagi Como, tendangan Morata berhasil diselamatkan oleh Milinkovic-Savic.
Dipimpin oleh ketajaman Scott McTominay dan Matteo Politano, I Partenopei terus mendominasi jalan pertandingan dengan serangan mematikan. Disisi lain, Como cukup tumpul dalam segi serangan.
Meskipun demikian, hingga akhir pertandingan, kedudukan tetap menunjukkan skor imbang kacamata. Lantas, kedua kubu harus puas berbagi satu poin dan mengakhiri pertemuannya tanpa gol.
Walaupun timnya pulang dengan hasil yang sangat minimal, pelatih Napoli, Antonio Conte, tetap memuji penampilan I Partenopei dalam jumpa pers pasca pertandingan.
“Hasil imbang ini bukan hasil yang buruk, dan saya senang dengan usaha para pemain.” ucap Conte, dikutip dari situs resmi Napoli. “Penampilan yang luar biasa. Saya mengucapkan selamat kepada para pemain saya karena mereka berani dan patut diperhitungkan.”
Hasil tersebut masih menjaga Napoli di puncak klasemen, namun gagal melebarkan jarak mereka dengan Roma, yang membayangi I Partenopei di posisi kedua dengan selisih satu poin dan kelebihan satu pertandingan.
Untuk laga berikutnya, Napoli akan melanjutkan perjalanannya di Champions League, dimana mereka akan bertanding dengan Eintracht Frankfurt.
Cremonese 1-2 Juventus

Sementara itu di Cremona, Juventus, yang menjalani laga pertamanya dibawah pimpinan Luciano Spalletti, berhasil mengesankan pelatih baru mereka dengan kemenangan 2-1 atas Cremonese.
Tanpa membuang waktu, Filip Kostic, yang merayakan ulang tahunnya, langsung membuka papan skor bagi Juventus 90 detik setelah pertandingan dimulai.
- Dalam sebuah kerja sama tim yang cantik, bola berakhir di antara kaki Kostic, yang tanpa ragu menghantam jaring gawang dengan sebuah tendangan mendatar dari sisi kiri gawang.
I Bianconeri terus menekan pihak tuan rumah tanpa ampun demi mengejar gol tambahan. Namun, Juve harus menunggu hingga babak kedua sebelum mereka akhirnya mampu menjebol gawang Cremonese untuk kedua kalinya.
- Di menit 68, Francisco Conceicao melesat dari sisi kanan dan melepaskan umpan silang yang akhirnya diterima oleh Andrea Cambiaso.
- Cambiaso langsung melepaskan tembakan yang dihalau oleh kiper Timnas Indonesia, Emil Aduero. Namun sayangnya bagi Cremonese, bola muntah tersebut masih memantul ke dalam gawang mereka.
Cremonese, yang selama ini sunyi dibawah tekanan Juventus, setidaknya masih memiliki kesempatan untuk mencetak sebuah gol hiburan dalam penghujung pertandingan.
- Jamie Vardy mencetak gol pertamanya di Italia pada menit 83. Setelah menerima umpan lambung Dennis Johnsen, Vardy berhasil mempertahankan dirinya menghadapi tekanan pemain Juventus dan menaklukkan kiper Michele Di Gregorio.
Hasil akhir laga ini menandai kemenangan kedua secara beruntun bagi Juventus dan perkenalan sempurna dengan pelatih baru mereka.
Luciano Spalletti, yang menggantikan Igor Tudor sebagai pelatih Juventus, memberikan pendapatnya dalam wawancara pasca pertandingan.
“Kami bermain baik hampir sepanjang babak pertama, lalu sedikit kesulitan sebelum turun minum dan setelah jeda.” ujar Spalletti, dilansir dari situs resmi Juventus.
“Namun secara keseluruhan, kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, jadi kami harus berusaha lebih klinis di sana.”
Ujian Spalletti bersama klub barunya akan dilanjutkan di panggung Champions League, dimana Juventus akan berhadapan dengan juara Portugal, Sporting. (VT)
Hasil Lainnya Serie A
- Cagliari 1-2 Sassuolo
- Pisa 0-0 Lazio
- Udinese 1-0 Atalanta
Baca juga :





