Roma, Italia – AS Roma tampil perkasa dengan menghancurkan Fiorentina empat gol tanpa balas dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico.
Kemenangan dominan Giallorossi dipastikan lewat gol-gol Gianluca Mancini, Wesley, Mario Hermoso, dan Pisilli. Sementara Roma berpesta, Fiorentina justru tampil tanpa nyawa.
Seolah skuat asuhan Vanoli telah kehilangan minat berkompetisi, karena sudah merasa aman dari ancaman degradasi.
Hasil ini semakin mempertegas krisis performa La Viola, yang tampil jauh di bawah standar profesional mereka musim ini.
Runtuhnya Pertahanan La Viola
Pertandingan sebenarnya dimulai dengan Fiorentina yang tampak mencoba mengendalikan tempo, di sepuluh menit awal. Namun, bagi para pengamat kawakan, itu hanyalah “jebakan” Roma yang menunggu saat tepat untuk menerkam.
- Benar saja, pada menit ke-13, Gianluca Mancini membuka keran gol melalui sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok, setelah sebelumnya tendangan Donyell Malen membentur mistar gawang.
- Hanya berselang empat menit, pertahanan Fiorentina kocar-kacir menghadapi kelincahan Robin Gosens di sisi sayap. Bola kemudian dialirkan ke arah Wesley yang tanpa ampun menghujam gawang David de Gea.
- Sebelum babak pertama usai, Mario Hermoso menambah penderitaan tamu dengan gol ketiga setelah memanfaatkan kekacauan koordinasi antara Nicolo Fagioli dan Jack Harrison.
Laga ini praktis berakhir dalam 30 menit awal, karena tim tamu tidak menunjukkan tanda-tanda perlawanan sama sekali.

Sihir Donyell Malen kembali menjadi momok bagi Fiorentina pada menit ke-59. Umpan lambungnya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Niccolo Pisilli melalui sundulan kepala.
Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, meninggalkan kesan mendalam tentang betapa hancurnya mentalitas bertanding Fiorentina saat ini, yang bahkan disamakan dengan era keterpurukan tim di masa-masa terburuk mereka.
Fiorentina menyisakan tiga laga berat melawan Genoa, Juventus, dan Atalanta. Meski hanya membutuhkan satu poin lagi untuk secara matematis aman dari degradasi, performa “hancur-hancuran” di Olimpico memicu keraguan besar.
Jika mereka tidak segera memperbaiki fungsi tim yang saat ini dianggap rusak total, meraih hasil imbang pun akan menjadi tugas yang sangat berat bagi anak asuh Vanoli. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Lazio vs Cremonese: 2-1
Baca juga :





