Saham Apple dan Amazon Anjlok Dampak Kebijakan Trump

Pasar Saham AS Merosot Tajam setelah Trump Umumkan Tarif Baru, Apple Anjlok  dan  Amazon  Terpukul ,Dunia Ekonomi Guncang

Washington – pasar saham AS mengalami penurunan tajam setelah Presiden Donald Trump mengumumkan serangkaian tarif baru yang mengguncang pasar global. Dalam pernyataan yang mengejutkan, Trump mengumumkan tarif 10% pada sebagian besar negara, termasuk Inggris, yang mulai berlaku pada hari Sabtu(5/4/2025).  Lebih parah lagi, beberapa mitra dagang utama Amerika akan menghadapi tarif yang lebih tinggi mulai 9 April mendatang.

saham-saham besar di sektor teknologi dan ritel seperti Apple dan Amazon merosot tajam, mencatatkan penurunan signifikan hingga 9% dan 7%.

Ini adalah gambaran nyata dari dampak proteksionisme yang mempengaruhi perusahaan-perusahaan besar dan memicu kekhawatiran akan lonjakan biaya produksi yang dapat meruntuhkan ekonomi global. Lebih dari 90% produksi Apple berasal dari China, yang kini menghadapi tarif tinggi, dan analisis menunjukkan bahwa perusahaan ini dapat menghadapi kerugian besar hingga $39,5 miliar, yang dapat memengaruhi keuntungan mereka hingga hampir sepertiga.

Sementara itu, raksasa ritel seperti Walmart, Nike, dan Target yang bergantung pada pasokan dari negara-negara Asia kini terpaksa menghadapi ancaman kenaikan harga barang. Tarif yang dikenakan terhadap negara-negara penghasil utama seperti China, Vietnam, dan Indonesia menyebabkan harga-harga barang impor diprediksi akan melonjak, berpotensi memperburuk daya beli konsumen.

Analis juga memperingatkan bahwa tarif ini berpotensi mengurangi pertumbuhan ekonomi AS hingga 1,5% tahun ini, meningkatkan kemungkinan resesi yang semakin nyata. Dampak dari tarif ini bukan hanya dirasakan oleh sektor teknologi dan ritel, tetapi juga menjalar ke industri lain seperti otomotif, perbankan, dan farmasi. Meski beberapa sektor farmasi mendapatkan pengecualian sementara, kebijakan ini tetap memberikan dampak yang luas.

Dampak Kerugian :

  • Saham Apple: Turun 9,33%, diperkirakan menghadapi kerugian tarif $39,5 miliar.
  • Saham Amazon: Turun 7,03%, terancam kenaikan biaya produk.
  • Tarif AS: Tarif 10% untuk semua impor dan tarif lebih tinggi untuk beberapa negara.
  • Sektor Ritel: Walmart, Nike, dan Target terancam kenaikan harga, saham turun antara 3%-7%.
  • Dampak pada Ekonomi: Potensi pengurangan 1%-1,5% dalam pertumbuhan ekonomi AS.
  • Industri Otomotif: Kendaraan dapat mengalami kenaikan harga hingga $20,000 akibat tarif.
  • Farmasi: Pengecualian sementara dari tarif, namun potensi ancaman di masa depan.

Tarif tinggi yang dikenakan Trump memberikan gambaran besar tentang ketegangan dalam perdagangan global. Bagaimana nasib pasar selanjutnya? Akankah kebijakan ini berhasil melindungi industri domestik AS, atau justru semakin memperburuk ketidakpastian ekonomi yang kini telah terasa di seluruh dunia? (YA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *