Milan, Italia – Ada pepatah lama yang bilang bahwa Derby bukan soal siapa yang terbaik di klasemen, tapi soal siapa yang paling lapar.
Pada Senin (09/03/26) dinihari di San Siro, AC Milan membuktikan bahwa mereka adalah penguasa absolut kota mode setelah menumbangkan sang pemimpin klasemen, Inter Milan, dengan skor tipis 1-0.
Pervis Estupinan mencetak gol pertamanya untuk AC Milan di momen paling tepat, yaitu Derby della Madonnina.
Taktik ‘Boring’ Hancurkan Mental
Babak pertama sempat berjalan monoton. Allegri dan Inzaghi seolah sedang bermain catur di atas rumput hijau.
Modric sempat memberikan ancaman awal, namun setelah itu laga terjebak dalam aksi saling intip taktik yang membosankan. Namun, itulah sepakbola, ketenangan adalah awal dari badai.
- Saat Mkhitaryan gagal memanfaatkan peluang emas di depan Mike Maignan, Milan langsung menghukum Inter lewat skema serangan balik yang sangat klinis.
- Fofana melihat pergerakan Pervis Estupinan yang tak terkawal. Dengan satu ayunan kaki kiri, pemain Ekuador itu mengirim “rudal” tepat ke bawah mistar gawang Yann Sommer.
San Siro meledak! Gol perdana yang tak akan pernah dilupakan oleh Pervis di menit ke-35.
Pertahanan ‘Level Dewa’

Jika babak pertama adalah soal serangan kilat, babak kedua adalah soal ketahanan mental. Inter yang tertinggal mencoba tampil agresif, namun mereka seolah menabrak tembok beton.
Fikayo Tomori dkk bermain sangat disiplin, membuat pemain kunci Inter seperti Dimarco frustrasi. Meski Rafa Leao beberapa kali membuang peluang untuk mengunci kemenangan lebih awal lewat serangan balik, Milan tidak goyah.
Mike Maignan tampil sangat tenang karena koordinasi lini belakang yang luar biasa solid. Kemenangan 1-0 menjadi penegasan bahwa Milan belum menyerah dalam perburuan gelar juara.
Milan menyapu bersih dua Derby musim ini dengan skor kembar 1-0. Dengan selisih yang kini hanya tujuh poin dari puncak, sisa musim ini dipastikan akan berjalan sangat panas.
AC Milan menunjukkan bahwa kemenangan atas tim papan tengah mungkin bisa tergelincir, tapi ketika bicara soal harga diri di Derby, Rossoneri adalah rajanya. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Lecce vs Cremonese: 2-1
- Fiorentina vs Parma Calcio: 0-0
- Bologna vs Verona: 1-2
Baca juga :





