Meksiko City, Meksiko – Berbalut kemeriahan suara, warna-warni, dan makna mendalam, mata dunia resmi tertuju ke Meksiko pada Jumat (12/06/26) dinihari, saat gelaran Piala Dunia FIFA 2026 resmi dimulai lewat Upacara Pembukaan yang spektakuler.
Hajatan akbar yang digarap bareng Balich Wonder Studio ini berhasil menyatukan tradisi kuno dengan budaya pop global di dalam Stadion Mexico City, tepat sebelum tim tuan rumah berhadapan dengan Afrika Selatan di laga pembuka.
Sebagai pembuka dari trio rangkaian upacara pembukaan yang juga akan berlanjut ke Kanada dan Amerika Serikat, momen ini menandai berakhirnya penantian panjang pencinta sepakbola dunia melalui selebrasi yang megah.
Bagi masyarakat modern, sepakbola bukan lagi sekadar urusan taktik di atas lapangan hijau, melainkan sebuah ruang temu budaya berskala raksasa.
FIFA menangkap esensi tersebut dengan menjadikan sejarah baru, dengan menggelar tiga upacara pembukaan sekaligus lintas negara untuk pertama kalinya.
Seni ‘Papel Picado’ & Kejutan Labubu
Sebagai tempat berlangsungnya laga perdana turnamen, Meksiko menyajikan sebuah pertunjukan panggung yang merombak ulang wujud Trofi Piala Dunia FIFA, melalui lensa warisan budaya lokal mereka.

Konsep estetika ini sengaja diangkat sebagai benang merah, yang nantinya akan terus mengalir di ketiga upacara pembukaan lintas benua tersebut.
- Seni Potong Kertas Tradisional: Budaya lokal dihidupkan di tengah lapangan melalui keindahan papel picado, sebuah karya seni potong kertas tradisional yang menjadi simbol kuat dari tradisi, keahlian tangan, dan suka cita masyarakat Meksiko.
- Deretan Musisi Papan Atas: Panggung pembuka diguncang oleh penampilan dari deretan bintang besar pengisi Album Resmi Piala Dunia FIFA 2026, mulai dari Shakira, Burna Boy, J Balvin, hingga Alejandro Fernandez, Belinda, Danny Ocean, Lila Downs, Los Angeles Azules, Mana, dan Tyla.
- Kehadiran Spesial LABUBU: Karakter menggemaskan dari merek hiburan global POP MART, LABUBU, secara mengejutkan muncul sebagai tamu spesial yang memberikan hiburan tak terduga bagi penonton.
- Pesta Kembang Api: Perpaduan kuat antara talenta lokal dan penari cerita rakyat modern ini ditutup dengan parade bendera dari negara-negara peserta, serta ledakan kembang api yang meriah di langit kota.
Estafet Kemeriahan Bertabur Bintang di LA
Setelah kemegahan di Mexico City selesai membakar semangat suporter, estafet perayaan langsung berlanjut di mana Amerika Serikat bersiap menyambut dunia lewat upacara pembukaan spektakuler di Los Angeles Stadium.
Kota yang dikenal sebagai ibu kota hiburan dunia ini mengawinkan sepakbola dan musik 90 menit, sebelum sepak mula pertandingan pertama dimulai.

Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan bahwa kemeriahan upacara pembukaan ini didesain khusus untuk merepresentasikan keberagaman penonton domestik maupun global.
“Deretan artis yang tampil mencerminkan keberagaman budaya dan semangat dari berbagai komunitas masyarakat. Ini menunjukkan pengaruh besar dalam dunia musik, hiburan, dan budaya pop, sekaligus memperlihatkan bagaimana musik bisa menyatukan orang-orang di seluruh negeri,” ujar Infantino dikutip dari FIFA.
Meskipun terpisah jarak, perbedaan zona waktu, dan batas-batas negara, seluruh rangkaian perayaan di Mexico City, Toronto, dan Los Angeles ini disatukan oleh satu konsep utama, yaitu a shared heartbeat (satu detak jantung yang sama).
Konsep ini melambangkan ritme permainan, energi para pemain, serta gairah dari jutaan suporter yang merasakan keseruan Piala Dunia bersama-sama.
Rangkaian upacara pembukaan Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa sepakbola telah tumbuh melampaui sekat-sekat olahraga konvensional. (*)
Baca juga :





