Munich, Jerman – Di saat Bayern Munich terjebak dalam “sirkus” kartu merah dan drama VAR di Leverkusen, Borussia Dortmund justru tampil dingin dan mematikan untuk terus menjaga asa juara.
Pekan ke-26 ini resmi menjadi salah satu pekan paling gila dalam sejarah sepakbola Jerman. Bayern Munchen terpaksa berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dengan Bayer Leverkusen.
Sedangkan sang pendamping yang terus membayangi di posisi kedua klasemen, Borussia Dortmund berhasil mengambil poin penuh setelah menang meyakinkan 2-0 dari Augsburg.
Wasit Lebih Sibuk Dari Penyerang
Bayangkan ketika kita menguasai bola sepanjang laga, mencetak gol berkali-kali, namun berakhir dengan hanya 9 pemain di lapangan dan gol-gol yang “dihapus” oleh layar VAR.
Itulah yang dialami tim asuhan Vincent Kompany saat bertandang ke BayArena, markas Leverkusen.
- Laga baru dimulai, Aleix Garcia sudah bikin fans Bayern terdiam lewat serangan balik cepat (gol dibantu pantulan pemain).
- Bayern mencoba membalas, tapi Nicolas Jackson justru diusir wasit setelah VAR mengubah kartu kuningnya jadi merah.
- Joshua Kimmich sempat bersorak, tapi golnya dianulir karena handball Jonathan Tah.
- Lalu Harry Kane masuk, memberikan assist untuk Luis Diaz, namun lagi-lagi dianulir karena masalah serupa.
- Menit 63, Luis Diaz akhirnya menyamakan skor 1-1 lewat finishing tenang hasil umpan Michael Olise.
- Namun, tak lama kemudian ia mendapat kartu kuning kedua karena dianggap diving.
Bayern harus bertahan total dengan 9 orang. Beruntung, gol Jonas Hofmann untuk Leverkusen di menit akhir juga dianulir karena offside.
Skor 1-1 bertahan sampai akhir pertandingan, sebuah poin yang terasa seperti kemenangan di tengah kekacauan. Bayern sekarang punya 67 poin, unggul 9 angka dari pesaing terdekatnya Borussia Dortmund.
Si Pemangsa Diam-diam Mendekat

Dortmund, Jerman – Berbeda dengan “kekacauan” di Munich, Borussia Dortmund menunjukkan stabilitas yang menakutkan saat menjamu Augsburg.
Kemenangan 2-0 di Signal Iduna Park bukan sekadar tiga poin, tapi pernyataan bahwa mereka siap menerkam jika Bayern terpeleset lagi.
- Menit 13 (Magis Adeyemi): Berawal dari operan vertikal Nico Schlotterbeck ke Svensson, bola dialirkan ke Maximilian Beier. Umpan silang Beier sempat terdefleksi, namun Karim Adeyemi menunjukkan insting predatornya dengan menyambar bola liar tepat di depan gawang.
- Menit 59 (Bintang Baru Lahir): Sepak pojok Julian Ryerson meluncur indah ke jantung pertahanan. Di sana, Luca Reggiani, remaja 18 tahun, terbang tinggi mengungguli bek-bek senior untuk menyundul bola ke pojok jauh gawang.
Seluruh bench Dortmund tumpah ke lapangan merayakan gol sang debutan. Setelah unggul dua gol, Augsburg hampir tidak diberikan napas, dan skor akhir 2-0 membuat Borussia Dortmund terus menempel ketat Bayern.
Bayern mungkin masih unggul 9 poin, tapi performa Dortmund yang semakin solid adalah ancaman nyata. Bayern kini harus segera memulihkan mental mereka, karena Atalanta sudah menunggu di Liga Champions.
Di sisi lain, Dortmund membuktikan bahwa meski kehilangan tiga bek utama, mereka tetap punya kedalaman skuad untuk menghancurkan lawan. Bundesliga masih jauh dari kata selesai! (*)
Hasil Lainnya Bundesliga :
- St Pauli vs Borussia Moenchengladbach: 0-2
- Eintrach Frankfurt vs FC Heidenheim: 1-0
- Wolfsburg vs Hoffenheim: 1-1
- FC Koln vs Hamburger SV: 1-1
Baca juga :





