Al Qadsiah Kena Mental Al Shabab, Sukses Curi Poin Lewat Winger ‘Ajaib’ Yordania!

Saudi Pro League: Pasukan Rodgers Kehilangan Taring, Ditahan Imbang Al-Shabab 2-2

Riyadh, Arab Saudi – Satu bulan lalu, para pendukung Al-Qadsiah pulang dari stadion dengan dada membusung, merayakan kemenangan comeback yang terasa seperti sebuah nubuat tentang gelar juara.

Namun, di bawah lampu stadion Riyadh saa ini, euforia itu menguap menjadi kebingungan yang menyesakkan: bagaimana bisa penantang gelar yang begitu perkasa tiba-tiba kehilangan taringnya ?

Di tengah perebutan takhta Saudi Pro League yang kejam, Brendan Rodgers kini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dalam sepakbola, jarak antara pahlawan dan pesakitan hanya dipisahkan 3 pertandingan tanpa kemenangan.

Al-Qadsiah harus rela berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Al-Shabab dalam laga lanjutan Saudi Pro League di Khobar.

Hasil ini memperpanjang catatan kelam pasukan Brendan Rodgers, yang belum menyentuh kemenangan dalam tiga laga terakhir sejak mengalahkan Al-Ahli bulan lalu.

Meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Christopher Bonsu Baah, Al-Qadsiah gagal mempertahankan momentum.

Kegagalan ini membuat posisi mereka di klasemen semakin terancam, kini tertinggal empat poin dari Al-Ahli yang berada di posisi ketiga.

Semangat Juang & Kebangkitan

Al-Shabab menunjukkan transformasi mental yang luar biasa di bawah tangan dingin pelatih baru, Nourredine ben Zekri.

Tim yang awalnya terlihat berantakan saat menghadapi tekanan tinggi Al-Qadsiah tersebut, perlahan mampu mengambil alih kendali permainan lewat koneksi lini tengah yang diperankan oleh Yacine Adli.

  • Christopher Bonsu Baa membuka skor untuk Al Qadsiah di menit ke-16, setelah memanfaatkan umpan dari Mateo Retegui.
  • Pahlawan tak terduga muncul dari sosok Ali Al-Azaizeh. Pemain pinjaman asal Yordania ini sukses mencetak gol penyeimbang di menit ke-35 dan gol kedua di menit ke-54 yang membuat Al Shabab unggul 2-1.

Pergerakan tajamnya yang didukung oleh assist Abderrazzaq Hamedallah, sempat membuat tuan rumah bungkam di hadapan publik sendiri.

Mateo Retegui akhirnya berhasil menyelamatkan muka tuan rumah, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil sundulan Musab Al-Juwayr yang gagal diamankan sempurna oleh Grohe.

Drama memuncak di menit-menit akhir saat Hamedallah membuang peluang emas yang bisa saja memenangkan Al-Shabab, sementara Al-Qadsiah terus menggempur namun terbentur ketangguhan Grohe di bawah mistar.

Skor akhir 2-2 tetap bertahan hingga laga usai, dan kedua tim harus puas berbagi poin. Peluit panjang yang ditiup wasit bukan hanya menandai berakhirnya skor imbang, melainkan menjadi peringatan keras bagi Brendan Rodgers.

Al-Qadsiah mungkin memiliki semangat juang yang tinggi, namun tanpa konsistensi dan pertahanan yang solid, mimpi meraih gelar juara perlahan bisa terkubur. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *