Riyadh, Arab Saudi – Al-Nassr terpaksa menyaksikan trofi berharga melayang dari genggaman mereka, setelah takluk 0-1 dari Gamba Osaka pada laga final Liga Champions Dua AFC yang berlangsung pada Minggu (17/05/26) dinihari di Riyadh.
Meskipun diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo dan membombardir pertahanan lawan sepanjang laga, skuat asuhan Jorge Jesus gagal menembus ketangguhan kiper Rui Araki.
Gempuran Tuan Rumah & Efisiensi Senyap
Memasuki lapangan dengan beban psikologis tinggi setelah Al-Hilal memenangkan laga kontra NEOM SC, Al-Nassr mencoba langsung menggebrak di hadapan koreografi tifo suporter yang berwarna-warni.
Kehadiran Ronaldo, Joao Felix, dan Sadio Mane membuat raksasa Arab Saudi ini langsung memegang kendali penuh permainan sejak menit awal.
Dua peluang emas dari tusukan Abdulrahman Ghareeb di menit kedelapan dan sundulan bertenaga Inigo Martinez sepuluh menit berselang sempat memaksa Rui Araki jatuh bangun menyelamatkan gawang Gamba Osaka.
- Namun, keasyikan menyerang justru berbuah petaka bagi Al-Nassr tepat pada menit ke-30.
- Melalui sebuah skema serangan balik yang rapi, Issam Jebali melepaskan operan simpel dari luar kotak penalti yang disambut pergerakan cerdas Deniz Hummet.
- Penyerang asal Turki tersebut langsung membalikkan badan dan melepaskan tembakan first-time akurat ke pojok gawang Al-Nassr.
Gol tersebut sempat ditinjau lama melalui teknologi VAR untuk potensi offside, namun keputusan akhir tetap mengesahkan keunggulan sang juara Asia 2008.
Sesaat sebelum turun minum, Cristiano Ronaldo yang kini menginjak usia 41 tahun nyaris menyamakan kedudukan, namun sundulan jarak dekatnya memanfaatkan umpan tendangan bebas Joao Felix melenceng tipis di sisi gawang.
Memasuki babak kedua, Al-Nassr terus menaikkan intensitas serangan mereka dan mengurung pertahanan wakil Jepang tersebut yang mulai menumpuk banyak pemain di area terlarang.
Minimnya kreativitas dan aliran bola yang kurang lancar, membuat skuat Al-Aalami kesulitan membongkar taktik bertahan dalam (deep block) yang diterapkan Osaka.
Protes keras sempat dilayangkan kubu Al-Nassr saat Sadio Mane terjatuh di kotak penalti pada pertengahan babak kedua, namun wasit bergeming. Hingga peluit panjang ditiupkan, skor 1-0 untuk Gamba Osaka tetap tidak berubah.
Hasil akhir ini memojokkan Al-Nassr ke dalam situasi yang sangat krusial di penghujung musim. Kini, tidak ada lagi ruang untuk meratapi kegagalan.
Pelatih Jorge Jesus dituntut untuk segera memulihkan mentalitas bertanding anak asuhnya menjelang laga pamungkas Liga Pro Saudi menghadapi Damac, di mana kemenangan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. (*)
Baca juga :





