Riyadh, Arab Saudi – Riyadh benar-benar terbelah dalam ketegangan yang membakar, namun takdir akhirnya memilih warna biru-kuning untuk bertakhta di singgasana tertinggi Arab Saudi.
Lewat drama menegangkan pada laga pamungkas musim ini, Al-Nassr resmi menasbihkan diri sebagai juara Saudi Pro League setelah menghancurkan Damac dengan skor telak 4-1 di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (22/05/26) dinihari.
Kepastian gelar ke-11 yang telah dinanti sejak 2019 ini dikunci secara dramatis, lewat sumbangan gol Sadio Mane Kingsley Coman, serta sepasang gol (brace) emosional dari Cristiano Ronaldo.
Kemenangan mutlak ini sekaligus memupus harapan sang rival abadi, Al-Hilal, yang di saat bersamaan dipaksa gigit jari meski menang 1-0 atas Al-Fayha.

Tembok Kokoh & Pemecah Kebuntuan
Atmosfer pertandingan langsung diselimuti ketegangan tinggi sejak menit awal, mengingat Al-Hilal sudah unggul cepat pada menit keempat di laga lain, melalui gol Sultan Mandash hasil umpan Sergej Milinkovic-Savic.
Situasi kian rumit bagi Damac setelah rival degradasi mereka, Al-Riyadh, memimpin lewat gol Toze, yang memaksa tim tamu harus berjuang mati-matian mencuri minimal satu poin di Al-Awwal Park.
Damac pun langsung menumpuk pemain di area tengah dengan formasi super dalam 5-4-1, membuat Al-Nassr frustrasi tanpa satu pun tembakan tepat sasaran selama seperempat jam pertama pertandingan.
Ketatnya ruang tembak di luar kotak penalti bahkan sempat membuat peluang emas Sadio Mane di menit ke-20, mentah di tangan penjaga gawang Damac, Kewin.
- Namun, kesabaran armada Al-Nassr akhirnya membuahkan hasil manis tepat di menit ke-34.
- Memanfaatkan skema bola mati yang menjadi andalan, Joao Felix mengirimkan umpan sepak pojok yang meluncur akurat ke jantung pertahanan lawan.
- Sadio Mane yang berdiri di posisi strategis langsung menyambut bola dengan sundulan bertenaga yang merobek jala Damac, memecah kebuntuan sekaligus meledakkan gemuruh perayaan di seluruh penjuru stadion.

Penalti Menegangkan & Tangis Haru di Lapangan
Memasuki paruh kedua, Al-Nassr langsung tancap gas demi mengamankan tangga juara tanpa perlu bergantung pada hasil laga rival.
- Pada menit ke-52, Kingsley Coman memperlebar keunggulan lewat eksekusi tendangan keras mendatar dari luar area penalti yang gagal dijangkau kiper lawan, mengubah skor menjadi 2-0.
- Kendati demikian, ketegangan sempat kembali menghantui tuan rumah enam menit berselang saat Mohamed Simakan diganjar hukuman penalti akibat handball, yang sukses dieksekusi oleh Morlaye Sylla untuk memperkecil ketertinggalan Damac menjadi 2-1.
Saat situasi terasa mendebarkan, Cristiano Ronaldo muncul sebagai pembeda untuk memastikan tidak ada keruntuhan mental di kubu tuan rumah.

Bintang Portugal itu melepaskan eksekusi tendangan bebas melengkung yang fantastis, dari sudut sempit di sisi kiri lapangan untuk merestorasi keunggulan menjadi 3-1. Pesta Al-Nassr akhirnya mencapai klimaks di menit ke-81, ketika Cristiano Ronaldo mencetak gol keduanya lewat sepakan keras, sebelum sang megabintang meneteskan air mata haru di tengah lapangan, dan menerima standing ovation luar biasa dari penonton saat digantikan Abdullah Al-Hamdan enam menit sebelum laga bubar.
Kemenangan telak 4-1 ini resmi mengakhiri penantian enam tahun Al-Nassr, untuk kembali mengklaim gelar juara kasta tertinggi sepakbola Arab Saudi, dan sukses menyelesaikan tugas krusial mereka di hadapan publik sendiri.
Sementara Jorge Jesus menjadi pelatih pertama sejak 2011, yang mampu menjuarai Saudi Pro League bersama dua klub berbeda (Al-Hilal pada 2024/2025 dan Al-Nassr 2025/2026).
Gemuruh di Al-Awwal Park malam itu tidak hanya menandai kembalinya kejayaan raksasa Riyadh, tetapi juga menorehkan tinta emas bagi perjalanan karier sang kapten di Timur Tengah. (*)
Hasil Lainnya Saudi Pro League :
- Al Fateh vs Al Kholood: 0-0
- Al Riyadh vs Al Akhdoud: 1-0
- Neom SC vs Al Ettifaq: 1-1
Baca juga :





