“Moving is Life” di Hari Jadi BPJS Kesehatan, STRONG Nation Jaga Stamina, Bakar Kalori!

Keringat Sumringah di Usia 65: BPJS Kesehatan Membuat Olahraga Menjadi Terapi Inklusif

Jakarta — Seorang lansia berusia 65 tahun yang tersenyum sumringah dengan wajah segar, tepat setelah menyelesaikan sesi latihan berintensitas tinggi (HIIT) mungkin terdengar seperti anomali medis, namun hal itu menjadi pemandangan nyata di pusat jaminan kesehatan nasional.

BPJS Kesehatan secara resmi memperluas strategi promosi-preventifnya, dengan mengintegrasikan olahraga kebugaran fungsional, STRONG Nation, ke dalam lingkaran ekosistem jaminan kesehatan, termasuk bagi para peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Kegiatan olahraga bersama bertajuk “STRONG Nation Bersama BPJS Kesehatan” ini diselenggarakan di Gelanggang Remaja Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/06/26) pagi.

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) institusi BPJS itu, dipandu langsung Master Trainer Umar Syarief, bersama dengan Sync (STRONG Nation Instructor) Puspita Agnesti dan Sync Aisyiah Baros.

STRONG Nation Bersama BPJS Kesehatan

Langkah taktis ini diambil guna mendorong budaya hidup aktif, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap keberlangsungan Program JKN yang kini telah mencakup 282 juta jiwa.

Gerakan HIIT Aman Bagi Prolanis

Bagi penderita gangguan kesehatan jangka panjang, narasi mengenai latihan fisik yang keras sering kali memicu kekhawatiran akan risiko cedera atau pemburukan kondisi fisik.

Namun, program kebugaran ini dirancang dengan pendekatan sains olahraga fungsional yang sangat fleksibel.

Melalui sinergi bersama tim Direksi dan jajaran manajemen BPJS Kesehatan, program ini diposisikan sebagai jembatan pemulihan yang aman melalui panduan aturan medis yang terukur.

  • Ketersediaan Opsi Level: Gerakan dalam kuadran 1 hingga kuadran 4 memiliki variasi tingkat kesulitan dari level rendah hingga mahir, sehingga dapat disesuaikan dengan kapasitas aktual persendian.
  • Pengaktifan Sensorik Tubuh: Selain melatih kekuatan otot rangka dan fungsional jantung, latihan ini dirancang untuk melatih fokus koordinasi otak.

“Selalu ada opsi di STRONG Nation. Jadi kalau ada penyakit, dilihat dulu ya secara tes dari dokter kalau memang boleh berolahraga. Dengan olahraga ini banyak level opsi gerakan yang bisa dipilih, sejujurnya aman buat siapapun. Kalau untuk sekadar bisa kuat sehari-hari, gerakan basic yang ada itu sudah cukup banget,” jelas Sync Agnes.

Master Trainer Strong Nation, Umar Syarief menambahkan bahwa buat masyarakat yang punya penyakit kronis, tentunya moving is life, kalau mereka tidak bergerak, penyakitnya akan bertambah terus.

“Tapi kan harus ada step-stepnya. Makanya di STRONG Nation ada gerakan modifikasinya level 1, intinya kita harus terus bergerak. Kita menguatkan semua persendiannya, otaknya, kardionya, jantungnya, mobilitasnya, fleksibilitasnya, semuanya diaktifkan. Jadi buat teman-teman yang punya sakit, jangan menyerah dan berolahraga saja,” tambah Umar.

(Ki-Ka): Sync Aisyiah Baros, Sync Agnes & Master Trainer STRONG Nation, Umar Syarief

Tantangan kesehatan modern tidak hanya menyasar kelompok lanjut usia, melainkan juga masyarakat usia produktif yang terjebak dalam rutinitas kerja yang padat.

Kombinasi latihan beban tubuh (bodyweight training) dan kardio dalam satu sesi terintegrasi, menjadi jawaban atas keterbatasan waktu para pekerja.

Sinergi Kolaborasi SINOVA & Buku Inovasi

Implementasi budaya hidup sehat melalui olahraga ini berjalan beriringan dengan komitmen BPJS Kesehatan, dalam memperkuat manajemen pengetahuan dan kolaborasi nasional.

Pada perayaan HUT tersebut, manajemen BPJS Kesehatan tidak hanya fokus pada aktivitas fisik, melainkan juga meluncurkan Buku Antologi Inovasi yang memuat gagasan praktis para Duta organisasi.

Selain itu, dilaksanakan pula kick-off Program SINOVA (Sinergi Inovasi bersama Pemerintah Daerah) sebagai bentuk komitmen kolaborasi lintas unit dan lintas stakeholder di seluruh Indonesia.

STRONG Nation Bersama BPJS Kesehatan, Kick-off Program SINOVA dan Peluncuran Buku Antologi Inovasi pada acara Hari Jadi BPJS ke-58

Melalui integrasi program olahraga komunitas, peluncuran Buku Antologi Inovasi, serta sinergi SINOVA, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa keberlangsungan Program JKN tidak bisa hanya bersandar pada sistem regulasi yang kaku.

Dengan slogan “JKN Milik Bersama, Mewujudkan Indonesia Semakin Sehat”, kesadaran untuk menjaga tubuh agar tetap bergerak aktif menjadi kunci utama, dalam membangun fondasi masyarakat yang kuat dan mandiri hingga hari tua. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *